Oktober 5, 2022

Gubernur Banten dan Buruh Berdamai, Laporan Polda Dicabut Proses Hukum Dihentikan

2 min read

Banten—Akhirnya polemik antara Gubernur Banten DR. Wahidin Halim dengan para buruh gelar aksi demo berujung perusakan pintu ruang kerja Gubernur sampai teridentifikasi sejumlah buruh dilaporkan ke Polda Banten berakhir damai kedua belah pihak.

Acara pertemuan dan kesepakatan damai kedua belah pihak dengan saling memaafkan dan dituangkan dalam surat pernyataan itu dilaksanakan Selasa malam (4/1/2022) bertempat di Rumah Kediaman WH, Gubernur Banten di Serang Banten.

“Saya ini muslim dan juga santri. sebelum kalian lahir sudah saya maafkan. Dengan ini laporan saya cabut. Berbeda berpendapat bukan masalah, asal disampaikan dengan baik,” ujar DR. Wahidin Halim.

Gubernur WH juga menyatakan tidak sakit hati dan sejak menjadi Kepala Desa, saya tidak ada masalah dengan warga masyarakat, Pembangunan yang saya lakukan juga bentuk kasih sayang saya kepada masyarakat Banten.

Dalam kesempatan itu, Ketua KSPSI Kabupaten Tangerang Ahmad Supriyadi mengungkapkan bahwa apa yang terjadi sebagai sebuah perjalanan dan perjuangan para buruh.

“Pada hari ini sudah tuntas dengan adanya kesepakatan berdamai,” ungkapnya.

“Atas nama anak-anak saya, minta maaf yang setinggi-tingginya. Bahwa itu tidak ada maksud untuk merusak ataupun melecehkan Bapak Gubernur Wahidin Halim sebagai pemimpin kami,” jelas Ahmad Supriyadi.

Ditambahkan, KSPSI akan menjalin komunikasi dan menyampaikan yang terbaik untuk para buruh.

“Bapak Gubernur Wahidin menunjukkan diri sebagai bapak yang baik bagi rakyat Banten,” pungkas Ahmad Supriyadi

Hal senada juga diungkap Sahuri (33 tahun), mewakili teman-temannya menyampaikan permintaan maaf atas apa yang terjadi.

“Saya minta maaf atas kejadian kemarin. Itu saya lakukan spontanitas saja. Tidak ada tujuan menghina Bapak Gubernur Wahidin,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mencabut tuntutan ini,” tambah Sahuri. (Kutif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *