Oktober 5, 2022

Tokoh Tigaraksa Dukung RSUD Segera Dibangun, Siap Gelar Tasyakuran Saat Peletakan Batu Pertama

2 min read

Foto RSUD Tangerang

Tigaraksa—Rencana. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa yang tahun ini akan dibangun mendapat dukungan dari para tokoh agama Tigaraksa, bahkan mereka akan mengadakan Tasyakuran di pondok pesantrennya mendoakan agar lancar sukses saat peletakan batu pertama dimulainya pembangunan.

Salah satu tokoh ulama Tigaraksa yang menyatakan dukungan diantaranya KH. Encep Subandi Ketua PC NU Kabupaten Tangerang yang juga pimpinan Ponpes Nur Antika Tigaraksa, ia mengatakan dukungan agar RSUD itu mengingat Tigaraksa ibukota Kabupaten sehingga sangat layak ada sarana fasilitas kesehatan tingkat Rumah Sakit apalagi wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Lebak.

Bahkan kiyai Encep juga akan melaksanakan doa bersama bersama para tokoh ulama santri saat dimulai peletakan batu pertama pembangunan RSUD yang rencananya akan dibuat tipe- A tersebut.

“Kami para tokoh Tigaraksa tentunya sangat mendukung dan mendoakan semoga pembangunan RSUD Tigaraksa segera bisa dilaksanakan dan diberikan kelancaran tidak ada kendala apapun,” ucap KH. Encep Subandi serius.

Sementara dukungan yang sama juga dilontarkan H. Achmad Khaerudin Yusuf Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tigaraksa, bahkan ia berharap tahun 2023 sudah bisa beroperasi melayani kesehatan untuk warga Tigaraksa mengingat saat ini diwilayah belum ada ada RS.

“Pengalaman pahit dirasakan langsung nyata saat istri saya sakit dan wafat belum lama ini, memang maut itu takdir tapi syariatnya kita wajib ikhtiar dengan berobat yang cepat dan tepat sehingga bisa tertangani dengan baik,” ungkap Ketua MUI Kecamatan Tigaraksa yang dikenal namanya H. Juhron itu terlihat raut mukanya masih berduka atas kepergian sang istrinya beberapa waktu lalu.

H. Juhron juga mengatakan warga Tigaraksa terutama para kiyai ustad pengurus MUI Desa/Kelurahan semua sangat bersyukur bila RSUD Tigaraksa segera dibangun dilokasi yang sekarang sudah ditetapkan Pemda Kabupaten Tangerang.

“Waktu istri saya sakit itu cuma 3 hari terasanya lambung dan berobat ke RSU Tangerang, ke RS swasta citra raya dan jarak tempuh jauh belum lagi ada kemacetan dijalan sehingga penanganannya kurang cepat, semoga dengan adanya RSUD Tigaraksa dapat memaksimalkan layanan kesehatan untuk warga Tigaraksa,” ujar H. Juhron. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *