Kawal Transparansi Anggaran, DPC GMNI Kab. Tangerang Gelar Diskusi APBD Bersama Eks Sekjen FITRA dan Eks Koordinator ICW

Senin, 5 Januari 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; DPC GMNI Kabupaten Tangerang

Foto ; DPC GMNI Kabupaten Tangerang

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Tangerang menggelar diskusi publik bertajuk “Membedah Postur APBD Kabupaten Tangerang:
Instrumen Keadilan Sosial atau Alat Transaksi Politik”.

Kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan kemarin ini menghadirkan dua pakar anggaran dan antikorupsi nasional, yakni mantan Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Yenny Sucipto M.Si, serta mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan.

Ketua DPC GMNI Kabupaten Tangerang, Endang Kurnia menyatakan, bahwa diskusi ini merupakan bentuk fungsi kontrol mahasiswa terhadap kebijakan fiskal daerah. Menurutnya, pemahaman mengenai APBD sangat krusial agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBD benar-benar teralokasi untuk kepentingan dasar rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur desa, bukan habis untuk belanja birokrasi yang tidak efisien,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Dalam sesi pemaparan, Yenny Sucipto, M.Si (Eks Sekjen FITRA) menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam fase perencanaan anggaran. Ia menekankan bahwa transparansi bukan sekadar memajang angka di website, tetapi bagaimana masyarakat bisa mengintervensi kebijakan yang tidak pro-rakyat.

Sementara itu, eks koordinator ICW, Ade Irawan memberikan catatan mengenai potensi titik rawan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa serta dana hibah/bansos. Ade Irawan mendorong kader GMNI untuk berani melakukan audit sosial terhadap proyek-proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang.

Poin Utama Diskusi:
A. Transparansi: Mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih terbuka dalam menyajikan data anggaran hingga tingkat satuan kerja.

B. Prioritas Pembangunan: Meninjau kembali apakah alokasi anggaran sudah menjawab masalah kemiskinan dan pengangguran di wilayah Kab. Tangerang.

C. Pengawasan: Mengajak elemen mahasiswa dan masyarakat sipil untuk aktif mengawal proses Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan).

Diskusi ini ditutup dengan komitmen DPC GMNI Kabupaten Tangerang untuk membentuk tim kajian khusus yang akan merumuskan rekomendasi kebijakan bagi Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Tangerang dalam penyusunan anggaran di tahun mendatang.

Penulis: (Saepul Bahri/Humas GMNI)

Baca Juga :  REFLEKSI 78 TAHUN KOPERASI INDONESIA TAHUN 2025

Berita Terkait

Dari 10 Daerah di Indonesia ternyata Penduduk Miskin di Kabupaten Tangerang Terbanyak Kedua setelah Kabupaten Bogor
Putusan Ini Menegaskan : Riwayat Tanah Tidak Bisa Dihapus Oleh Sertifikat Baru
Slamet Budhi Kepala Bapenda itu Telah Purna Tugas, Tak Ada Lagi Sapaan ‘Dek Kepada Wartawan
Catatan Diskusi Reboan Media Center DPRD Kabupaten Tangerang, Profesi Wartawan Tidak Ada Pensiunan
Menelusuri Jejak Keturunan Ki Mawuk, Putra Bangsawan Banten yang Terlahir dari Putri Tionghoa
Innalillahi Wa’innailaihi Rojiuun, Haji Hariri Sekum LPTQ Telah Berpulang ke Rahmatullah…
Setahun Kepemimpinan Maesyal-Intan, Ini Catatan Kritis Deden Umardani Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDIP
Dulu Menjadi Tangan Kanan, Inilah Alasan Mengapa Harmoko Akhirnya ‘Meninggalkan’ Pak Harto di Tahun 1998
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:58 WIB

Dari 10 Daerah di Indonesia ternyata Penduduk Miskin di Kabupaten Tangerang Terbanyak Kedua setelah Kabupaten Bogor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Putusan Ini Menegaskan : Riwayat Tanah Tidak Bisa Dihapus Oleh Sertifikat Baru

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:04 WIB

Slamet Budhi Kepala Bapenda itu Telah Purna Tugas, Tak Ada Lagi Sapaan ‘Dek Kepada Wartawan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:29 WIB

Catatan Diskusi Reboan Media Center DPRD Kabupaten Tangerang, Profesi Wartawan Tidak Ada Pensiunan

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:05 WIB

Menelusuri Jejak Keturunan Ki Mawuk, Putra Bangsawan Banten yang Terlahir dari Putri Tionghoa

Berita Terbaru