Pemerintah Ungkap Solusi Baru Tangani Masalah Sampah di Indonesia

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg Prasetyo Hadi

Mensesneg Prasetyo Hadi

JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, dan Kepala Brin Arif Satria membicarakan soal penelitian di tanah air.

Salah satunya membicarakan beberapa masalah yang ada di masyarakat dan bisa dibantu diselesaikan dengan riset.
Salah satunya terkait sampah. Dia mengatakan sudah ada beberapa penelitian yang bisa mengatasi masalah sampah dalam berbagai skala.

“Dan tadi alhamdulillah dilaporkan sudah ada produk-produk penelitian yang itu bisa mengatasi masalah sampah untuk skala rumah tangga, bahkan sampai skala satu desa sudah bisa, sudah ada, ketemu hasil inovasinya,” kata Prasetyo ditemui usai rapat di kantor Bappenas, Kamis (5/2/2026).

Dia juga menjelaskan sampah memiliki ukurannya masing-masing. Misalnya dalam program waste-to-energi (WTE) yang memiliki jumlah sampah mencapai lebih dari 1000 ton per hari.

Sebagai informasi, program WTE menyasar 34 kota/kabupaten. Tujuannya adalah memilah sampah menjadi bahan bakar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Dengan skala sebesar itu akan memiliki solusi, termasuk peralatan yang berbeda dengan skala sampah yang lebih kecil seperti untuk rumah tangga hingga lingkungan desa.

“Nah, manakala skalanya sudah sebesar itu, maka jenis peralatan yang harus dibangun itu berbeda,” ucapnya.

Prasetyo mengharapkan akan ada solusi untuk semua level masalah sampah. Begitu juga terkait edukasi isu tersebut yang dinilainya sangat penting, misalnya soal memilah sampah.

Menurutnya waste-to-energy juga melakukan pemilihan sampah berdasarkan kategorinya. Dengan begitu sampah dapat diubah menjadi energi.

“Kalau kita bandingkan dengan jenis skala sampah, misalnya di rumah tangga, atau di RT, atau di RW, atau mungkin di lingkungan di desa. Nah, untuk bisa menyelesaikan, kita menghendaki itu semua, di setiap level itu kita cari penyelesaianya. Termasuk masalah edukasi,” kata dia.

(CNBC Indonesia)

Baca Juga :  Penanganan Sampah di Kabupaten Tangerang Belum Ada Titik Terang, Bupati Curhat ke Gubernur Banten

Berita Terkait

Bernandeta Maria Elastiyani Jabat Kajati Banten Gantikan Siswanto yang dimutasi Kajati Jateng
Berapa Keuntungan Pengusaha Dapur MBG? Begini Kata BGN
Rencana MRT Tangerang Raya Lintasi 11 Stasiun, 6 di Antaranya di Kabupaten Tangerang
BPA Kejaksaan RI Akan Lelang 4 Aset Terpidana Benny Tjokrosaputro di Kabupaten Tangerang
Keren, Pemprov Banten Sediakan RUMAH SINGGAH untuk Pasien & Keluarganya yang Berobat Di Jakarta
HIPMI Soroti Kasus Program MBG di Kalibata Jaksel, Jangan Korbankan UMKM
KPK Ikut Awasi Program Makan Bergizi Gratis, Ingatkan Potensi Fraud dan Dorong Transparansi
Kabar Gembira! Bagi-Bagi Beras Gratis Lanjut Terus, Ini Jadwalnya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:33 WIB

Pemerintah Ungkap Solusi Baru Tangani Masalah Sampah di Indonesia

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:38 WIB

Bernandeta Maria Elastiyani Jabat Kajati Banten Gantikan Siswanto yang dimutasi Kajati Jateng

Minggu, 28 September 2025 - 17:55 WIB

Berapa Keuntungan Pengusaha Dapur MBG? Begini Kata BGN

Kamis, 11 September 2025 - 10:35 WIB

Rencana MRT Tangerang Raya Lintasi 11 Stasiun, 6 di Antaranya di Kabupaten Tangerang

Senin, 1 September 2025 - 09:51 WIB

BPA Kejaksaan RI Akan Lelang 4 Aset Terpidana Benny Tjokrosaputro di Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru