Waduh, 8 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dikepung Banjir, PMI Rajeg Bergerak Buka Dapur Umum

Rabu, 29 Januari 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG — Ditengah libur panjang banjir mengepung sejumlah pemukiman di Kabupaten Tangerang, dilaporkan banjir terjadi di delapan kecamatan dengan ketinggian 30 sentimeter hingga satu meter.

Saat dikonfirmasi Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, mengatakan banjir terjadi karena intensitas hujan tinggi dan disusul dengan luapan beberapa sungai.

“Penyebab banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi memicu luapan beberapa sungai hingga banjir ke pemukiman. Penyebab banjir juga terjadi karena ada tanggul yang jebol di Pasar Kemis-Rajeg,” kata Agun, Rabu (29/1/2025).

Diungkapkannya, 8 Kecamatan yang terdampak banjir antara lain Rajeg, Sepatan, Sepatan Timur, Kosambi, Pakuhaji, Mauk, Gunung Kaler, dan Pasar Kemis.

Agun menyatakan, banjir tidak terjadi secara serentak di delapan wilayah tersebut. Misalnya, di Kecamatan Pakuhaji, banjir terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB karena hujan dengan intensitas tinggi.

Sementara di Kecamatan Kosambi, banjir dilaporkan terjadi pada Rabu sore karena sungai Kali Perancis yang meluap.

Akibat luapan Sungai Kali Perancis ini, total 2.500 kepala keluarga (KK) dari lima RW terdampak banjir dengan ketinggian 70 sentimeter. Dari data sementara BPBD Tangerang, korban banjir di Kecamatan Kosambi paling banyak dibanding tujuh kecamatan lainnya.

“Hampir 70 persen korban yang merupakan warga perumahan Duta Bandara Permai mengungsi ke wilayah yang lebih aman,” ujar dia.

Baca Juga :  Tertarik Kerajinan Bambu Khas Kabupaten Tangerang yang Go-Internasional Dekranasda Kabupaten Solok Kunjungi Kecamatan Jambe
PMI Rajeg membuka dapur umum diwilayah banjir di kecamatan Rajeg


Dalam situasi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang bergerak membuka dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir. Dapur umum menjadi salah satu solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban banjir.

“Dapur umum menjadi salah satu solusi dalam penanganan sementara bagi para korban banjir, lantaran masyarakat terdampak banjir belum bisa beraktivitas normal karena banjir tersebut,” kata Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tangerang, Suparji Rustam, Rabu (29/1/2025).

Suparji mengatakan bahwa pihaknya telah mendistribusikan berbagai jenis bantuan yang sangat dibutuhkan oleh para korban dan pihaknya telah mendistribusikan bantuan logistik untuk kebutuhan para korban banjir, seperti Air mineral, biskuit bayi, mie instan, roti beras dan selimut.

(Kutif)

Berita Terkait

Konflik Bupati Lebak dengan Wakilnya Efek ‘Domino’ dari Pilkada Langsung, Segera Sahkan UU Kepala Daerah Dipilih DPRD
Sesuai UU No 18/2008 Wabup Intan Minta Pengusaha di Kabupaten Tangerang Mengelola Sampah di Kawasan Usahanya Sendiri
Diskum Rilis Capaian Kinerja 2025 dan Strategi Akselerasi Digital 2026 untuk UMKM dan Koperasi Naik Kelas
Waduh, Dalam 3 Bulan Jumlah Pengangguran di Banten Bertambah 17,66 Ribu Orang
Peduli Korban Banjir Kanwil Kemenag Banten Kunjungi Sejumlah Madrasah, Ponpes, dan KUA di Kabupaten Tangerang
Pedagang Daging Pasar Gudang Tigaraksa Abaikan Imbauan Aksi Mogok Jualan, Katanya Sudah Minggu Lalu
Gubernur Banten bareng Bupati Tangerang kompak berkeliling naik Perahu Karet Kunjungi Warga Kebanjiran di Gelam Jaya Pasar Kemis
Tasyakuran Haul ke-345 Raden Arya Wangsakara Dihadiri Gubernur Banten dan Bupati Tangerang
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:23 WIB

Konflik Bupati Lebak dengan Wakilnya Efek ‘Domino’ dari Pilkada Langsung, Segera Sahkan UU Kepala Daerah Dipilih DPRD

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:40 WIB

Sesuai UU No 18/2008 Wabup Intan Minta Pengusaha di Kabupaten Tangerang Mengelola Sampah di Kawasan Usahanya Sendiri

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:56 WIB

Diskum Rilis Capaian Kinerja 2025 dan Strategi Akselerasi Digital 2026 untuk UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Senin, 9 Februari 2026 - 10:30 WIB

Waduh, Dalam 3 Bulan Jumlah Pengangguran di Banten Bertambah 17,66 Ribu Orang

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:09 WIB

Peduli Korban Banjir Kanwil Kemenag Banten Kunjungi Sejumlah Madrasah, Ponpes, dan KUA di Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru