24 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dikepung Banjir, 10 Ribu Kepala Keluarga Terdampak

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana Banjir di 24 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Bencana Banjir di 24 Kecamatan di Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten melaporkan bahwa bencana alam banjir yang melanda wilayah itu meluas hingga mencapai 24 kecamatan dari 29 kecamatan di kabupaten setempat.

“Sekarang sudah mencapai sekitar 20-24 kecamatan. Namun, di setiap kecamatan tidak semua desa terdampak. Ada yang satu desa, ada yang dua desa, ada yang tiga desa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakan dari 24 kecamatan yang terdampak terdapat sedikitnya 10 ribu kepala keluarga (KK) dengan 45 hingga 50 ribu lebih jiwa menjadi korban musibah tersebut.

“Ya, sekitar 50 ribuan jiwa. Kurang lebihnya 50 ribuan warga,” ucapnya.

Meski terjadi perluasan, kata Taufik, kondisi genangan banjir di beberapa titik saat ini sudah mulai berangsur surut. Hanya saja, terdapat pemukiman yang berlokasi di bantaran sungai masih teredam.

“Yang surut juga banyak, berangsur-angsur surut, tapi juga ada yang karena limpahan air sungai Cidurian, sehingga terdampak ke masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan hingga kini wilayah yang masih terendam masih terhitung relatif seperti di wilayah Kecamatan Kresek, tepatnya di Pasir Ampo dengan jumlah 144 kepala keluarga dari 132 rumah.

Sementara itu, untuk ketinggian air bervariasi mulai dari 60 centimeter sampai 80 centimeter dan yang terparah mencapai 2 meter.

“Tetapi, untuk data titik banjir nanti kita secara khusus, kita akan rekap, karena belum semuanya masuk,” paparnya.

Dia menambahkan dalam upaya penanganan bencana alam ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berkoordinasi dengan instansi lain dalam rapat bersama. Langkah awal yang bakal dilakukan adalah pembangunan fasilitas pompa air, normalisasi hingga pembukaan pintu air.

“Khususnya, di wilayah Kosambi dan wilayah-wilayah lain relatif hampir mirip. Contoh, wilayah Kosambi kemungkinan akan dibangun saluran air atau normalisasi ditambah rumah-rumah mesin pompa,” kata dia.

(Red)

Baca Juga :  Besok Tepat 100 Hari Masa Kepemimpinan Bupati Tangerang Maesyal dan Wabup Intan

Berita Terkait

Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Meminta BGN dan Mitranya Lebih Responsif Tangani Laporan Masyarakat
Belajar Berkebun dan Wisata Petik Buah di Smart Farm Academy Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa
Terpilih 10 Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang Maju Ke Tahap Wawancara Baznas Pusat
Bupati Tangerang Dampingi Menpora dan Mendes pada Apel Pemuda Pelopor Siaga Membangun Desa
Besok Tepat 100 Hari Masa Kepemimpinan Bupati Tangerang Maesyal dan Wabup Intan
Sebanyak 62 Peserta MTQ Antusias Ikut Lomba Kaligrafi Kontemporer dan Dekorasi
Kabupaten Tangerang Tertarik Adopsi Model Layanan Adminduk Kota Tangerang
Danramil 06 Tigaraksa Hadiri Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79 Kementerian Agama Kabupaten Tangerang
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:56 WIB

Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Meminta BGN dan Mitranya Lebih Responsif Tangani Laporan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:41 WIB

24 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dikepung Banjir, 10 Ribu Kepala Keluarga Terdampak

Senin, 18 Agustus 2025 - 19:38 WIB

Belajar Berkebun dan Wisata Petik Buah di Smart Farm Academy Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:11 WIB

Terpilih 10 Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang Maju Ke Tahap Wawancara Baznas Pusat

Senin, 16 Juni 2025 - 21:38 WIB

Bupati Tangerang Dampingi Menpora dan Mendes pada Apel Pemuda Pelopor Siaga Membangun Desa

Berita Terbaru