Kenapa Belakangan Cuaca di Tangerang Panas, Ternyata Ini Penyebabnya…

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca panas mencapai 37 derajat Celcius menurut BMKG efek sorotan matahari tidak terhalang awan

Cuaca panas mencapai 37 derajat Celcius menurut BMKG efek sorotan matahari tidak terhalang awan

JAKARTA — Kenapa Cuaca di Jakarta dan sekitarnya termasuk di Kabupaten Tangerang terasa lebih panas beberapa hari belakangan. Apa penyebabnya?

Pelaksana harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan penyebab fenomena tersebut. Ia mengatakan cuaca terasa lebih panas belakangan ini karena sinar matahari kuat yang menyorot tanpa adanya tutupan awan.

“Kondisi udara yang terasa lebih panas belakangan ini umumnya dipengaruhi oleh penyinaran matahari yang cukup kuat, tutupan awan pada siang hari yang tidak merata,” kata Ida saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).

Selain itu, ia menyebut saat ini tengah terjadi peralihan musim. Pada momen tersebut, kata dia, cuaca pagi hingga siang hari akan terasa lebih terik.

“Serta karakteristik masa peralihan musim, di mana cuaca pada pagi hingga siang hari cenderung lebih terik, namun pada sore atau malam hari masih berpotensi terjadi hujan lokal,” ucapnya.


Kemudian, Ida juga menyinggung terkait awal musim kemarau yang berpotensi datang lebih awal di Indonesia. Ia memprediksi musim kemarau 2026 akan mulai terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada April mendatang.

“BMKG memprediksi musim kemarau tahun 2026 berpotensi datang lebih awal di sejumlah wilayah Indonesia. Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode April (114 ZOM; 16,3%), Mei (184 ZOM; 26,3%), dan Juni 2026 (163 ZOM; 23,3%), diawali dari wilayah Nusa Tenggara kemudian secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya,” ujar dia.

Kondisi itu juga mulai terjadi di Pulau Jawa. Sehingga, lanjut dia, cuaca akan didominasi cerah.

“Pada saat ini, musim kemarau sudah memasuki beberapa wilayah di Pulau Jawa, sehingga pola cuaca didominasi kondisi cerah hingga berawan tebal, namun masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa daerah,” imbuhnya.

(Red)

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Kabupaten Tangerang Dihadiri Wabup Intan

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar Asosiasi Linmas se-Indonesia
Bupati Tangerang Apresiasi ABPEDNAS Bersama Kejaksaan Agung RI Perkuat Program Jaga Pangan dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Seskab Teddy Meninjau Sekolah Rakyat PPI Curug Kecamatan Legok, Disambut Gubernur Banten dan Bupati Tangerang
Puluhan Ribu Jiwa di Kabupaten Tangerang Krisis Air Bersih, Warga Minta Dibantu Tidak Waktu Ada Kunjungan Pejabat Saja
Jamintel Reda Manthovani dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana Meninjau Pelaksanaan MBG di SKhN Kabupaten Tangerang
Alhamdulillah Hari Ke-11 Penanganan Kebakaran, Bupati Tangerang Pastikan TPA Jatiwaringin Padam Total
Kemenkes Minta Warga Sekitar TPA Jatiwaringin Waspada Bila Muncul Gejala Ini
Hari ke-10 Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ketika Ikhtiar Sudah Maksimal Tapi Belum Berhasil maka Berdoalah…
Berita ini 307 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar Asosiasi Linmas se-Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Bupati Tangerang Apresiasi ABPEDNAS Bersama Kejaksaan Agung RI Perkuat Program Jaga Pangan dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Seskab Teddy Meninjau Sekolah Rakyat PPI Curug Kecamatan Legok, Disambut Gubernur Banten dan Bupati Tangerang

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:29 WIB

Puluhan Ribu Jiwa di Kabupaten Tangerang Krisis Air Bersih, Warga Minta Dibantu Tidak Waktu Ada Kunjungan Pejabat Saja

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:55 WIB

Jamintel Reda Manthovani dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana Meninjau Pelaksanaan MBG di SKhN Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru