Jamintel Reda Manthovani dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana Meninjau Pelaksanaan MBG di SKhN Kabupaten Tangerang

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamintel Reda Manthovani dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana serta Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menebar ikan di kolam milik SKhn Kabupaten Tangerang

Jamintel Reda Manthovani dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana serta Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menebar ikan di kolam milik SKhn Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG — Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani dan Kepala PPATK Dr. Ivan Yustiavandana meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Khusus Negeri (SKhN) 1 Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang pada Kamis (16/07/2026).

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid turut mendampingi 2 pimpinan lembaga negara tersebut untuk melihat langsung pelaksanaan program MBG di SKhN yang terealisasi atas dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta bersama Yayasan Inklusi Pelita Bangsa.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala PPATK, Jamintel Kejaksaan Agung RI, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas perhatian yang luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. Sekolah ini berdiri di atas lahan hibah Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada Pemerintah Provinsi Banten agar dapat dibangun menjadi sekolah khusus. Alhamdulillah saat ini telah menampung sekitar 290 siswa dan jumlahnya akan terus bertambah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Berpose bersama usai acara

Lanjut dia, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan dan tumbuh kembang para siswa agar mampu belajar secara mandiri serta menggapai masa depan yang lebih baik. Ia juga menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak yang sama sebagai generasi penerus bangsa yang harus memperoleh pelayanan, pendidikan, dan kesempatan yang setara.

“Mereka mungkin berbeda secara fisik ataupun cara belajar, tetapi mereka adalah bagian dari kehidupan kita, ciptaan Tuhan yang memiliki hak yang sama. Tugas kita adalah saling menyayangi, menghormati, dan memberikan kesempatan terbaik bagi mereka untuk meraih masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan 24 Tahun Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (Gernas APU PPT) yang mengusung semangat “Indonesia Anti Pencucian Uang 24 Karat”.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Program MBG di SKhN 1 Kabupaten Tangerang menjadi contoh baik karena sepenuhnya didukung oleh dana CSR perusahaan swasta melalui Grab, OVO, dan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa tanpa menggunakan anggaran APBN.

“Program makan bergizi gratis ini dibiayai murni oleh CSR perusahaan, bukan dari APBN. Kami berharap model kolaborasi seperti ini dapat menjadi benchmark nasional dalam mendukung pelaksanaan Program MBG,” ujar Ivan.

Ia menambahkan bahwa memuliakan anak-anak berkebutuhan khusus merupakan bentuk nyata bela negara sekaligus bagian dari upaya membangun Indonesia yang lebih inklusif.

“Kita harus memuliakan saudara-saudara kita yang luar biasa. Mereka memiliki kemampuan dan potensi yang harus terus kita dukung. PPATK siap terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh mitra untuk memperluas gerakan kepedulian ini,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Cahaya Mantovani, menyampaikan terima kasih kepada PPATK dan para donatur, serta seluruh mitra yang telah mendukung pelaksanaan Program MBG bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan cara belajar yang berbeda sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menghadirkan lingkungan yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi mereka.

“Program MBG berbasis CSR ini menjadi bentuk kasih sayang sekaligus investasi masa depan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kami berkomitmen menjalankan program ini secara berkelanjutan sebagai dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” ujar Cahaya.

Ia berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam rangka membangun ekosistem yang inklusif sehingga tidak ada lagi stigma negatif terhadap anak-anak berkebutuhan khusus dan seluruh anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup, belajar, berkarya, dan meraih masa depan yang lebih baik.

(Red(

Baca Juga :  HUT Ke-47 FKPPI Kabupaten Tangerang Dukung Ketahanan Nasional untuk Membangun Negeri

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar Asosiasi Linmas se-Indonesia
Bupati Tangerang Apresiasi ABPEDNAS Bersama Kejaksaan Agung RI Perkuat Program Jaga Pangan dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Seskab Teddy Meninjau Sekolah Rakyat PPI Curug Kecamatan Legok, Disambut Gubernur Banten dan Bupati Tangerang
Puluhan Ribu Jiwa di Kabupaten Tangerang Krisis Air Bersih, Warga Minta Dibantu Tidak Waktu Ada Kunjungan Pejabat Saja
Alhamdulillah Hari Ke-11 Penanganan Kebakaran, Bupati Tangerang Pastikan TPA Jatiwaringin Padam Total
Kemenkes Minta Warga Sekitar TPA Jatiwaringin Waspada Bila Muncul Gejala Ini
Hari ke-10 Kebakaran TPA Jatiwaringin, Ketika Ikhtiar Sudah Maksimal Tapi Belum Berhasil maka Berdoalah…
Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Alarm Pentingnya Hentikan Open Dumping
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar Asosiasi Linmas se-Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Bupati Tangerang Apresiasi ABPEDNAS Bersama Kejaksaan Agung RI Perkuat Program Jaga Pangan dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Seskab Teddy Meninjau Sekolah Rakyat PPI Curug Kecamatan Legok, Disambut Gubernur Banten dan Bupati Tangerang

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:29 WIB

Puluhan Ribu Jiwa di Kabupaten Tangerang Krisis Air Bersih, Warga Minta Dibantu Tidak Waktu Ada Kunjungan Pejabat Saja

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:55 WIB

Jamintel Reda Manthovani dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana Meninjau Pelaksanaan MBG di SKhN Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru