DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kegiatan DPRD Kabupaten Tangerang

Foto kegiatan DPRD Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG — DPRD Kabupaten Tangerang menggelar rapat Paripurna Pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (10/9/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud itu terdapat tiga agenda utama pembahasan. Pertama, penyampaian penjelasan Bupati Tangerang terhadap nota keuangan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kedua, penyampaian penjelasan Bupati Tangerang terhadap Raperda yang berasal dari eksekutif. Ketiga, penyampaian penjelasan DPRD terhadap Raperda inisiatif DPRD.

Dalam paripurna tersebut, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyampaikan penjelasan mengenai kondisi keuangan daerah. Ia mengatakan, perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan kondisi fiskal dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Perubahan APBD tetap mengacu pada prioritas pembangunan Kabupaten Tangerang,” kata Intan dalam rapat paripurna.

Menurutnya, arah pembangunan 2026 menitikberatkan pada penguatan ekonomi dan sumber daya manusia. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, pemerintah berupaya memenuhi target pembangunan dalam RPJMD 2025–2029.

Dalam Rancangan Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp8,76 triliun. Nilai tersebut meningkat Rp466,37 miliar atau 5,62 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp8,29 triliun.

Kenaikan tersebut bersumber dari peningkatan PAD dan pendapatan transfer pemerintah pusat. PAD direncanakan mencapai Rp5,5 triliun. Angka tersebut naik Rp268,59 miliar atau 5,08 persen. PAD terdiri atas pajak daerah Rp4,40 triliun. Kemudian retribusi daerah Rp223,76 miliar.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Lakukan Groundbreaking Pembangunan Jembatan yang Menghubungkan Sukamanah - Jagabita Parung Panjang Bogor

Selanjutnya, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp67,08 miliar. Adapun lain-lain PAD yang sah mencapai Rp824,41 miliar. Pendapatan transfer juga mengalami peningkatan menjadi Rp3,20 triliun.

Nilainya naik Rp197,78 miliar atau 6,57 persen dari target sebelumnya sebesar Rp3 triliun. Transfer dari pemerintah pusat mencapai Rp2,76 triliun. Sementara transfer antar daerah tetap Rp436,65 miliar.

Belanja Daerah Naik Rp688,24 Miliar
Pada sisi belanja, Pemkab Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,43 triliun. Angka tersebut meningkat Rp688,24 miliar atau 7,87 persen dibandingkan APBD 2026 sebesar Rp8,74 triliun.

Belanja operasi mencapai Rp6,67 triliun. Belanja modal sebesar Rp1,79 triliun. Sementara belanja tidak terduga sebesar Rp42,82 miliar. Adapun belanja transfer mencapai Rp914,31 miliar.

Pemerintah juga memastikan komposisi belanja memenuhi ketentuan perundang- undangan. Belanja pendidikan dialokasikan Rp2,26 triliun atau 23,98 persen. Belanja infrastruktur pelayanan publik mencapai Rp3,82 triliun atau 44,85 persen.

Sementara belanja kesehatan mencapai Rp2,29 triliun atau 26,54 persen. Adapun belanja pegawai dialokasikan Rp2,46 triliun atau 26,11 persen.

SiLPA Rp671,86 Miliar
Pada sisi pembiayaan, penerimaan daerah disesuaikan dengan SiLPA hasil audit BPK RI atas Tahun Anggaran 2025. SiLPA yang ditetapkan mencapai Rp671,86 miliar.

Baca Juga :  Wabup Intan Minta 63 Pelaku SPPG di Kabupaten Tangerang Segera Urus SLHS

Nilai tersebut meningkat Rp221,86 miliar atau 49,30 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp450 miliar. SiLPA tersebut akan digunakan untuk menutup defisit anggaran. Dana itu juga mendukung pembiayaan program prioritas daerah. Pemkab Tangerang tidak mengalokasikan pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal.

Kebijakan tersebut ditempuh untuk menjaga keseimbangan dan kapasitas fiskal daerah. DPRD Segera Bahas Bersama OPD.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud mengatakan, setelah penyampaian nota keuangan, DPRD akan melanjutkan pembahasan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Khusus perubahan APBD 2026, pembahasan akan dilakukan melalui Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Setelah paripurna ini, kita akan melakukan pembahasan Raperda bersama OPD terkait,” ujar Amud.

Menurutnya, pembahasan perubahan APBD akan difokuskan untuk menyamakan persepsi antara legislatif dan eksekutif.

“Untuk perubahan APBD, kita bahas bersama Banggar dan TAPD. Tujuannya menyamakan persepsi terkait rencana pembangunan,” katanya.

Amud menegaskan, pembahasan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran yang ditetapkan benar-benar mendukung prioritas pembangunan Kabupaten Tangerang. Rangkaian pembahasan selanjutnya diharapkan berjalan konstruktif dan sesuai ketentuan.

DPRD dan pemerintah daerah juga diharapkan dapat menyelesaikan pembahasan perubahan APBD 2026 secara tepat waktu.

(Red)

Berita Terkait

Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031
Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda
Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih
Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki
Hari Jadi Tigaraksa Resmi Ditetapkan Pada 13 Oktober 1632
Kesuksesan Paskibra pada Peringatan HUT Ke-81 RI Tingkat Kecamatan Solear Mendapat Apresiasi
Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Forum Anak dengan Forum OSIS agar Tercipta Kesadaran Hukum dan Perlindungan Anak
Meriahkan HUT Ke-81 RI Pemerintah Kecamatan Solear Adakan Gerak Jalan Santai dan Bagikan Ratusan Doorprize
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031

Rabu, 2 September 2026 - 19:55 WIB

Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki

Berita Terbaru