KABUPATEN TANGERANG — Sempat ramai di media sosial Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang Hendri Hermawan memastikan bagian bangunan Gapura Gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang mengalami pengelupasan pada lapisan permukaan akan segera diperbaiki.
Kepala DTRB mengatakan, pengelupasan yang terjadi pada sejumlah bagian gerbang diduga dipengaruhi kondisi cuaca panas ekstrem yang terjadi belakangan ini.
Menurutnya, perubahan dan paparan cuaca dengan intensitas panas yang tinggi dapat memengaruhi lapisan permukaan pada bangunan, khususnya bagian yang berada di ruang terbuka dan terpapar langsung sinar matahari.
“Memang ada beberapa bagian yang mengalami pengelupasan. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah kondisi cuaca yang cukup ekstrem, terutama panas matahari,” ujarnya.

Gerbang Puspemkab Tangerang diketahui dibangun pada 2025 menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Tangerang sebesar Rp 2,49 miliar.
Hendri menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam menyikapi kondisi tersebut. Tim dari DTRB Kabupaten Tangerang telah diterjunkan untuk melakukan survei dan pemeriksaan di lokasi guna memastikan bagian-bagian yang perlu ditangani.
“Tim sudah kami turunkan untuk melakukan survei. Kita lihat bagian mana saja yang perlu diperbaiki dan penanganannya akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan fasilitas dan bangunan milik pemerintah tetap terjaga kualitas maupun tampilannya.
Hendri juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut memberikan perhatian dan masukan terkait kondisi gerbang Puspemkab Tangerang.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi memberikan masukan. Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Menurut Hendri, kritik, saran, maupun laporan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat dan dapat dipelihara dengan baik.
“Peran masyarakat sangat besar dalam menyukseskan pembangunan di daerah. Masukan dari masyarakat justru menjadi bahan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan perbaikan,” katanya.
Ia memastikan kondisi pengelupasan pada bagian gerbang tersebut tidak akan dibiarkan berlarut-larut. Setelah proses survei dan identifikasi selesai, pihaknya akan melakukan penanganan terhadap bagian yang mengalami kerusakan.
“Yang terpenting sekarang sudah kita tindak lanjuti. Tim sudah turun, dilakukan pengecekan, dan dalam waktu dekat akan diperbaiki,” tegas Hendri.
DTRB Kabupaten Tangerang memastikan masukan masyarakat terkait kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah sekaligus bagian dari pengawasan bersama terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran daerah. (**)










