TIGARAKSA — Sesuai hitungan hari sejak 20 Februari 2025 lalu sampai besok Minggu 31 Mei 2025 masa kepemimpinan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah genap sudah mencapai 100 hari.
Masa 100 hari pasangan kepala daerah itu biasanya jadi sorotan publik tentang apa saja yang sudah dilakukan selama menjadi nahkoda suatu daerah termasuk juga bagi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, apa saja capaian kinerjanya bila diselaraskan dengan visi misi sewaktu menjadi calon.
Dikutif berita dari TangerangNews.com Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Maesyal Rasyid-Intan Nurul Hikmah menjelaskan sejumlah visi misi dan program unggulan terkait pembangunan daerah keberlanjutan.
Hal ini dipaparkan dalam Debat Kedua Pilbup Tangerang 2024 pada Minggu, 10 November 2024, dengan tema “Inovasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Terintegrasi, Inklusif, dan Berwawasan NKRI.”
Dalam sesi debat terbuka tersebut masing-masing kandidat saling menjelaskan program-program unggulannya, tak terkecuali Maesyal-Intan.
“Visi kami adalah terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” ujar Maesyal.
Untuk mewujudkan visi tersebut, lanjut Maesyal, pihaknya telah merumuskan lima misi yang disusun dalam berbagai program bertajuk Tata Kelola Pemerintahan Sejahtera (PRIMA), Perekonomian Sejahtera (Prospek), Kesehatan Sejahtera (Tunas), Pendidikan Sejahtera (Setara), dan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup Sejahtera (Selaras).
Pada program Prospek, Maesyal-Intan akan berfokus pada pengoptimalan layanan publik di Kabupaten Tangerang.
“Fokusnya adalah, penyediaan Balai Latihan Kerja (BLK) Keliling serta pelatihan teknologi informasi dan bahasa,” papar Maesyal.
Selain itu, pembangunan Mal Pelayanan Publik, hingga digitalisasi sistem layanan pemerintahan.
Lalu, pada program Setara, Maesyal-Intan akan mendukung penuh UMKM di Kabupaten Tangerang, serta meningkatkan pendapatan daerah melalui investasi dan aset, hingga memperhatikan masyarakat adat.
“Pembebasan PBB bagi rumah tinggal masyarakat miskin pedesaan dan lahan pertanian milik masyarakat adat,” tambah Maesyal.
Terkait program Tunas, Maesyal bersama Intan bakal memfokuskan terhadap penguatan layanan posyandu, optimalisasi sistem dokter keliling, penanganan gizi buruk, pengadaan ambulans untuk 246 desa dan 28 kelurahan, hingga pembangunan sarana sanitasi.
Adapun sektor pendidikan pada program Setara, Maesyal-Intan akan menambah ruang kelas dan membangun sekolah baru, serta jaminan sekolah SD dan SMP swasta gratis.
“Pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu berprestasi pada jenjang perguruan tinggi,” jelas calon Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.
Terakhir, pada program Selaras Maesyal-Intan akan memperkuat ekowisata dan eduwisata, kemudian revitalisasi TPA dan TPST di Kabupaten Tangerang.
“Pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang pekalan kaki pada setiap kecamatan, terakhir pembangunan dan pengembangan area dan moda transportasi publik,” beber Intan.
“Visi misi dan program ini akan terselenggarakan dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, swasta, media, dan akademisi untuk menuju Kabupaten Tangerang yang lebih baik,” tutup Maesyal.
Selanjutnya silahkan publik menilai secara obyektif program apa saja yang sudah dimulai dilaksanakan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang pada kurun waktu 100 hari ini. (***)









