‘Pecah Telor’ Desa Pematang Mengawali Gelar MTQ Tingkat Desa di Kecamatan Tigaraksa

Sabtu, 6 September 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu penampilan Peserta Cabang Tilawah pada MTQ ke-4 Tingkat Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa

Salah satu penampilan Peserta Cabang Tilawah pada MTQ ke-4 Tingkat Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa

KABUPATEN TANGERANG — Pecah Telor, demikian istilah yang disebut bila ada yang mengawali sesuatu kegiatan, termasuk Desa Pematang desa yang pertama kali menyelenggarakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Desa dari 12 desa yang ada di Kecamatan Tigaraksa pada Sabtu (06/09/2025).

Kepala Desa Pematang Suharna mengungkapkan Pembukaan MTQ ke-4 Tingkat Desa Pematang Tahun 2025 ini warganya antusias sejak pagi sudah berdatangan untuk mengikuti pawai Ta’aruf dari 7 kafilah dari RW yang ada di desanya.

“MTQ ini adalah untuk memotivasi anak-anak kita untuk lebih mempelajari terkait dengan apa yang ada di dalam Al-Qur’an, sehingga mereka dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya,” katanya.

Baca Juga :  Kobarkan Semangat Syiar Islam, Pemkab Tangerang Gelar Festival Al-Amjad 2025

Ditambahkannya kegiatan MTQ ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga desa.

Peserta Cabang Kaligrafi menunjukan hasil karyanya (foto ; Pemdes Pematang)

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara MTQ ke-4 Tingkat Desa Pematang Ustadz Akmaludin mengungkapkan sebanyak 86 peserta terdaftar mengikuti cabang yang dilombakan yaitu ;

1. Tilawah

2. Hifdzil 

3. Murrotal 

4. Kaligrafi

Baca Juga :  Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang Menggalang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Aceh, Terkumpul 151 Juta

5. Adzan 

6. Qosidah 

“Alhamdulillah peserta yang mendaftar cukup banyak antusias, dan cabang MTQ yang dilombakan sesuai juknis tentu hanya 4 cabang yaitu Tilawah, Hifdzil, Murrotal dan Kaligrafi dan 2 cabang yaitu Adzan dan Qosidah tentunya tambahan saja tapi tetap dilombakan agar lebih meriah,” ucap Ustadz Akmaludin.

Foto ; Pemdes Pematang

Hadir dalam acara Pembukaan MTQ tersebut Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosiyied, Ketua MUI Kecamatan Tigaraksa KH Idrus, Anggota DPRD Yaya Amsori, Ulama Desa, Perwakilan Koramil dan Polsek, serta BPD LPM  Tokoh Masyarakat setempat. (***)

Berita Terkait

Hari Raya Idul Fitri Warga NU dan Muhammadiyah Tahun Ini Berpotensi Bareng
Info aja, Shalat Tarawih di Masjidil Haram Arab Saudi 10 Rakaat plus 3 Witir
Abuya Bustomi Cisantri, Ulama Banten terkenal dengan keberanian dan berbagai karomahnya.
Abuya Syech Ahmad Suhari, Ulama Tarekat Berpengaruh dari Cibeber Cilegon
Mengenal Buya Amin Koper, Ulama Besar Kresek Tangerang dan Poros Keilmuan Ulama Banten
Jadwal Mulai Puasa dan Lebaran Muhamadiyah Berbeda dengan Pemerintah beda Sehari
Jelang Tahun Baru 2026 Pengajian Rutin Ulama Umaro Kecamatan Tigaraksa Digelar di Desa Sodong
Jelang MTQ Kabupaten Tangerang 8 – 13 Januari 2026 Panlok Kecamatan Pagedangan telah Dibentuk dan Dikukuhkan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:52 WIB

Hari Raya Idul Fitri Warga NU dan Muhammadiyah Tahun Ini Berpotensi Bareng

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:50 WIB

Info aja, Shalat Tarawih di Masjidil Haram Arab Saudi 10 Rakaat plus 3 Witir

Senin, 26 Januari 2026 - 22:40 WIB

Abuya Bustomi Cisantri, Ulama Banten terkenal dengan keberanian dan berbagai karomahnya.

Senin, 26 Januari 2026 - 08:44 WIB

Abuya Syech Ahmad Suhari, Ulama Tarekat Berpengaruh dari Cibeber Cilegon

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:52 WIB

Mengenal Buya Amin Koper, Ulama Besar Kresek Tangerang dan Poros Keilmuan Ulama Banten

Berita Terbaru