Gubernur Banten bareng Bupati Tangerang kompak berkeliling naik Perahu Karet Kunjungi Warga Kebanjiran di Gelam Jaya Pasar Kemis

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Tangerangkab.go.id

Foto ; Tangerangkab.go.id

KABUPATEN TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni bareng Bupati Tangerang Maesyal Rasyid naik perahu karet visitasi mengunjungi beberapa titik lokasi banjir di Perumahan Villa Tomang dan Situ Gelam, Desa Gelam Jaya Kec. Pasar Kemis pada Sabtu (24/01/26).

Kompak berkelilingnya dua kepala daerah naik perahu karet itu tentunya bukan dalam rangka wisata air namun selain menyalurkan bantuan logistik kepada para korban banjir juga untuk mencari solusi konkrit penanganan agar tidak terjadi lagi kedepan walaupun ada komentar “Penanganan banjir itu seperti orang yang sakit gigi ketika terjadi sangat yakin akan dicabut giginya tapi setelah sembuh lupa dan diabaikan”.

Dikutif dari website resmi tangerangkab.go.id Gubernur Banten, Andra Soni mengungkapkan salah satu permasalahan yang harus segera diatasi bersama adalah normalisasi Sungai Cirarab yang berada di dua wilayah yaitu Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Pihaknya juga akan segera melakukan rapat koordinasi lintas sektor dan wilayah untuk menetapkan kesamaan visi, baik permasalah maupun solusinya secara bersama dan menyeluruh.

Foto ; Tangerangkab.go.id

“Salah satu permasalahan yang harus segera diatasi bersama adalah normalisasi Sungai Cirarab. Kemudian hari ini juga melibatkan Balai Besar C2 ya, Ciliwung Cisadane. InsyaAllah hari Senin, kita akan melakukan rapat koordinasi membahas hasil dari peninjauan kita ke lapangan untuk menyamakan visi dan solusi terbaik bersama,” ungkap Andra Soni

Baca Juga :  Gerai Layanan AHU Resmi Hadir di MPP Kabupaten Tangerang

Menanggapi salah satu usul Cost-Sharing dari Bupati Tangerang, pada prinsipnya pihaknya sangat mendukung usulan tersebut agar penanganan banjir dapat dilakukan secara komprehensif dan menyeluruh.

“Salah satu usul Cost-sharing dari Pak Bupati itu, bupati keluar uangnya, walikota keluar uangnya, gubernur keluar uangnya, pusat keluar uangnya. Jadi mengerjakan satu permasalahan secara komprehensif. Sehingga bukan memindahkan air, tapi benar-benar air itu menuju ke jalur yang sebenarnya,” jelasnya

Lanjut dia, upaya-upaya lainnya seperti menertibkan bangunan-bangunan yang tidak semestinya ada di bantaran sungai juga harus dilakukan karena dampaknya memperlambat air bergerak ke muara.

“Contoh, tempat ini, itu kan harusnya sempadan itu 20 meter dari sungai, tapi kenyataannya berbatasan langsung dengan tembok. Nah, ini apa yang harus kita selesaikan, apa yang harus kita kerjakan,” tandasnya

Penyerahan bantuan logistik kepada para korban banjir di Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang oleh H. Astahyudin Ketua DPC Partai Gerindra (foto ; Tangerangkab.go.id)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Pemkab Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten terus melakukan kolaborasi dan koordinasi dalam rangka percepatan penanganan banjir di wilayah Situ Gelam

“Kami bersama Pemerintah Provinsi terus berupaya mempercepat penanganan masalah pengairan di wilayah Situ Gelam. Sebagai langkah nyata, Gubernur telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengerahkan bantuan teknis tambahan ke lokasi terdampak,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia menambahkan bahwa kolaborasi dan koordinasi intensif yang telah dilakukan merupakan bentuk tanggung jawab penuh jajaran pemerintah terhadap kondisi wilayah dan kenyamanan warga. Hasil koordinasi lebih lanjut tersebut antara lain dengan mendatangkan unit pompa tambahan

“​Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane yaitu mendatangkan peralatan unit pompa mobile dengan kapasitas besar yakni 2000 liter per detik untuk mempercepat proses penyedotan air. Saat ini sedang dalam perjalanan,” jelasnya

Pihaknya ​berharap adanya tambahan pompa mobile tersebut dapat mengatasi kendala untuk mempercepat pengurangan volume debit air Situ Gelam.

“Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat dalam mengatasi kendala debit air yang ada di Situ Gelam sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal dalam waktu singkat,” harapnya.

(Red)

Berita Terkait

Konflik Bupati Lebak dengan Wakilnya Efek ‘Domino’ dari Pilkada Langsung, Segera Sahkan UU Kepala Daerah Dipilih DPRD
Sesuai UU No 18/2008 Wabup Intan Minta Pengusaha di Kabupaten Tangerang Mengelola Sampah di Kawasan Usahanya Sendiri
Diskum Rilis Capaian Kinerja 2025 dan Strategi Akselerasi Digital 2026 untuk UMKM dan Koperasi Naik Kelas
Waduh, Dalam 3 Bulan Jumlah Pengangguran di Banten Bertambah 17,66 Ribu Orang
Peduli Korban Banjir Kanwil Kemenag Banten Kunjungi Sejumlah Madrasah, Ponpes, dan KUA di Kabupaten Tangerang
Pedagang Daging Pasar Gudang Tigaraksa Abaikan Imbauan Aksi Mogok Jualan, Katanya Sudah Minggu Lalu
Tasyakuran Haul ke-345 Raden Arya Wangsakara Dihadiri Gubernur Banten dan Bupati Tangerang
Gubernur Banten Andra Soni dan Anggota DPRD Muhlis Tinjau Jalan Rusak dan RTLH
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:23 WIB

Konflik Bupati Lebak dengan Wakilnya Efek ‘Domino’ dari Pilkada Langsung, Segera Sahkan UU Kepala Daerah Dipilih DPRD

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:40 WIB

Sesuai UU No 18/2008 Wabup Intan Minta Pengusaha di Kabupaten Tangerang Mengelola Sampah di Kawasan Usahanya Sendiri

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:56 WIB

Diskum Rilis Capaian Kinerja 2025 dan Strategi Akselerasi Digital 2026 untuk UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Senin, 9 Februari 2026 - 10:30 WIB

Waduh, Dalam 3 Bulan Jumlah Pengangguran di Banten Bertambah 17,66 Ribu Orang

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:09 WIB

Peduli Korban Banjir Kanwil Kemenag Banten Kunjungi Sejumlah Madrasah, Ponpes, dan KUA di Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru