Pemkab Tangerang Bakal Membangun 45 Asrama Pesantren Tahun 2025

Kamis, 19 Juni 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi Asrama Ponpes Salafi

Foto ilustrasi Asrama Ponpes Salafi

KABUPATEN TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, meluncurkan program Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) sebagai upaya memberikan kebutuhan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi bagi para santri di daerah itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah I Bidang Kesejahteraan dan Kesra Pemkab Tangerang, Firzada Mahali mengatakan, pondok pesantren (Pontren) merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang tidak hanya mendidik ilmu agama tetapi juga membentuk karakter santri yang disiplin dan mandiri.

“Banyak pondok pesantren yang masih memiliki keterbatasan, terutama dalam hal tempat tinggal santri. Kondisi asrama yang tidak memenuhi standar kesehatan dan kelayakan berdampak pada kenyamanan dan kualitas pembelajaran maka dengan program Aspontren ini diharapkan bisa menjadi solusi konkrit,” ucap Firzada.

Menurutnya Aspontren juga bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tangerang 2025–2030, Pemkab menargetkan kurang lebih pembangunan 700 asrama di 700 pondok pesantren.

Baca Juga :  Mengenal Buya Amin Koper, Ulama Besar Kresek Tangerang dan Poros Keilmuan Ulama Banten

“Tahap awal, sebanyak 45 unit akan dibangun pada tahun 2025 dan secara bertahap hingga mencapai target penuh,” tambahnya.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dalam sambutannya pada acara Launching Aspontren menjelaskan, bahwa program Aspontren tidak hanya menghadirkan sarana sanitasi yang memadai, tetapi juga menjawab kebutuhan akan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi bagi para santri. Ini merupakan bagian penting dalam mendukung kenyamanan belajar sekaligus peningkatan mutu pendidikan pesantren secara menyeluruh.

“Aspontren merupakan program kelanjutan dan pengembangan dari program Sanitren (Sanitasi Pesantren) yang telah berhasil membangun lebih dari 700 unit sanitasi di berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

Maesyal menambahkan, Program Aspontren dibuka, juga salah satu wujud komitmen Pemkab Tangerang dalam mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan yang inklusif, kesehatan lingkungan, dan penyediaan infrastruktur dasar.

“Ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap penguatan peran pesantren, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembangunan karakter dan akhlak generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga :  Lepas Sambut Kajari Kabupaten Tangerang, Selamat dan Sukses dari Ricky Hasiholan kepada Afrillianna Purba

Bupati juga minta agar semua pihak bersama-sama berkolaborasi dan mendukung pelaksanaan Aspontren dalam rangka mewujudkan pesantren yang unggul, bersih, sehat, dan berdaya saing demi masa depan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.

Sementara itu Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Deden Sudrajat saat dihubungi mengungkapkan jumlah Satuan Pondok Pesantren di Kabupaten Tangerang yang terdaftar didatanya sebanyak 981 lembaga dan itu terdiri pontren salafi dan non salafi atau modern.

“Jumlah pontren yang terdaftar di Kemenag Kabupaten Tangerang ada 981 dan terdiri dari salafi maupun non salafi,” ucapnya singkat.

(Red)

Berita Terkait

Abuya Bustomi Cisantri, Ulama Banten terkenal dengan keberanian dan berbagai karomahnya.
Abuya Syech Ahmad Suhari, Ulama Tarekat Berpengaruh dari Cibeber Cilegon
Mengenal Buya Amin Koper, Ulama Besar Kresek Tangerang dan Poros Keilmuan Ulama Banten
Jadwal Mulai Puasa dan Lebaran Muhamadiyah Berbeda dengan Pemerintah beda Sehari
Jelang Tahun Baru 2026 Pengajian Rutin Ulama Umaro Kecamatan Tigaraksa Digelar di Desa Sodong
Jelang MTQ Kabupaten Tangerang 8 – 13 Januari 2026 Panlok Kecamatan Pagedangan telah Dibentuk dan Dikukuhkan
Warga Desa Pasir Bolang Tigaraksa Sukses Menggelar Lomba ‘Mamaca’ Manaqiban Syech Abdul Qodir Jaelani
MTQ ke-3 Desa Cireundeu ‘Kampung Kerupuk’ Siapkan Doorprize Umroh dan Dihibur Komedian Azis Gagap
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 22:40 WIB

Abuya Bustomi Cisantri, Ulama Banten terkenal dengan keberanian dan berbagai karomahnya.

Senin, 26 Januari 2026 - 08:44 WIB

Abuya Syech Ahmad Suhari, Ulama Tarekat Berpengaruh dari Cibeber Cilegon

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:52 WIB

Mengenal Buya Amin Koper, Ulama Besar Kresek Tangerang dan Poros Keilmuan Ulama Banten

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:06 WIB

Jadwal Mulai Puasa dan Lebaran Muhamadiyah Berbeda dengan Pemerintah beda Sehari

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:27 WIB

Jelang Tahun Baru 2026 Pengajian Rutin Ulama Umaro Kecamatan Tigaraksa Digelar di Desa Sodong

Berita Terbaru