Sejak Dilantik Mei 2024 Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Baru ‘Bersuara’ Usulkan Kurikulum Bahasa Daerah di SD dan SMP

Sabtu, 4 Januari 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Mas Iman Kusnandar bersama jajarannya menyuarakan usulan Bahasa Daerah dimasukan kurikulum SD dan SMP Tahun Pelajaran 2024/2025

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Mas Iman Kusnandar bersama jajarannya menyuarakan usulan Bahasa Daerah dimasukan kurikulum SD dan SMP Tahun Pelajaran 2024/2025

TIGARAKSA — Pasca dilantik pada Mei 2024 lalu Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang (DPKT) nampaknya baru kini ‘bersuara’ mendorong seluruh sekolah tingkat SD dan SMP agar menerapkan kurikulum muatan lokal bahasa daerah mulai tahun ajaran 2024/2025.

Langkah ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal diantaranya Bahasa Sunda Banten, Bahasa Jawa Banten, dan Bahasa Betawi serta memberikan pemahaman lebih mendalam kepada siswa mengenai identitas dan sejarah Kabupaten Tangerang.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dr. Mas Iman Kusnandar, SH. Dia mengatakan penerapan kurikulum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap budaya dan sejarah lokal.

“Sekarang ini banyak yang tidak memahami Tangerang, termasuk siapa tokoh dan pejuangnya. Hal ini penting untuk diberikan kepada generasi saat ini. Karena itu, kami merekomendasikan adanya kurikulum muatan lokal bahasa daerah,” ungkap Mas Iman yang dikenal juga mantan pejabat yang meniti karier di Pemkab Tangerang pensiun dijabatan Asda 1.

Ia juga menambahkan bahwa penerapan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga bahasa lokal yang kini semakin terancam punah.

“Kami mendorong agar ada kewajiban penggunaan bahasa daerah setidaknya satu hari dalam seminggu di lingkungan sekolah. Hal ini akan mendukung upaya melestarikan bahasa lokal,” tambahnya.

Ketua Bidang Litbang Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dr. Komaruzzaman, menjelaskan bahwa ada tiga bahasa lokal yang menjadi prioritas dalam pengembangan kurikulum ini, yaitu:
1. Bahasa Sunda Banten
2. Bahasa Jawa Banten
3. Bahasa Betawi

“Tiga bahasa ini akan menjadi basis utama dalam kurikulum muatan lokal, sehingga generasi mendatang dapat mengenali dan menggunakan bahasa daerah sebagai identitas budaya,”** jelasnya.

Selain kurikulum bahasa daerah, Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang juga merekomendasikan pengembangan kurikulum kaligrafi. Hal ini didasarkan pada keberadaan Kampung Lengkong Kyai yang dikenal sebagai pusat kaligrafi di Indonesia.

“Kami mengusulkan agar Pemda mendirikan sekolah kaligrafi di Lengkong Kyai sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi lokal,” kata Dr. Komaruzzaman.

Sebagai upaya meningkatkan pendidikan agama, Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang tengah berkolaborasi dengan Kemenag dan MUI untuk menerapkan kebijakan jam belajar masyarakat. Program ini mencakup aturan bahwa siswa usia sekolah dilarang keluar rumah antara pukul 19.30 hingga 20.30 WIB, waktu yang didedikasikan untuk mengaji dan belajar.

“Kami mendorong kebijakan ini sebagai komitmen bersama untuk menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia dan unggul,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pelestarian budaya lokal dan penguatan nilai-nilai agama di Kabupaten Tangerang.

(Red)

Baca Juga :  Sukseskan Pengentasan Anak Putus Sekolah Kelurahan Kaduagung bersama KNPI School Buka Pendidikan Kesetaraan

Berita Terkait

Universitas Dharma Indonesia Gelar Seminar Nasional tentang KUHP dan KUHAP Baru, Dibuka Bupati Tangerang dan Hadirkan Prof Muzakir Pakar Pidana
Dunia Pendidikan di Kabupaten Tangerang masih ‘Kusut’, Kurang Guru, Kurang Kelas, Angka Putus Sekolah Tinggi
Siswa SDN Budimulya Cikupa yang Kepalanya Benjol Tertimpa Plavon Ruang Kelas yang Ambruk Dibantah Kabid SD Disdik dan Kepsek
Waduh, Plavon Ruang Kelas SDN Budimulya Cikupa Jebol, Diduga Ada Korban Kepala Siswa Benjol
Disdik Kabupaten Tangerang Kritik BGN usai Muncul Wacana Pengangkatan PPPK Bagi Petugas SPPG
Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Kunjungi KNPI School Kecamatan Legok
Pemkab Tangerang Jalin Kerjasama KEK bersama Universitas Prasetiya Mulya
Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid Menghadiri Milad Ke-4 Universitas Muhammadiyah A.R Fachruddin (Unimar) Tangerang
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:49 WIB

Universitas Dharma Indonesia Gelar Seminar Nasional tentang KUHP dan KUHAP Baru, Dibuka Bupati Tangerang dan Hadirkan Prof Muzakir Pakar Pidana

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:10 WIB

Dunia Pendidikan di Kabupaten Tangerang masih ‘Kusut’, Kurang Guru, Kurang Kelas, Angka Putus Sekolah Tinggi

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:52 WIB

Siswa SDN Budimulya Cikupa yang Kepalanya Benjol Tertimpa Plavon Ruang Kelas yang Ambruk Dibantah Kabid SD Disdik dan Kepsek

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:02 WIB

Waduh, Plavon Ruang Kelas SDN Budimulya Cikupa Jebol, Diduga Ada Korban Kepala Siswa Benjol

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:57 WIB

Disdik Kabupaten Tangerang Kritik BGN usai Muncul Wacana Pengangkatan PPPK Bagi Petugas SPPG

Berita Terbaru