Satpol PP ‘Grebek’ Rumah Kontrakan dan Room Karaoke di 2 Kecamatan, 12 Wanita Diduga PSK Diamankan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satpol PP menyegel tempat yang diduga dijadikan sarana praktek prostitusi di 2 wilayah yaitu Kecamatan Cikupa dan Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang pada Jumat dini hari (14/03/2205)

Satpol PP menyegel tempat yang diduga dijadikan sarana praktek prostitusi di 2 wilayah yaitu Kecamatan Cikupa dan Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang pada Jumat dini hari (14/03/2205)

KABUPATEN TANGERANG — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang ‘grebek’ operasi penertiban praktik prostitusi di sejumlah tempat di 2 kecamatan di Kabupaten Tangerang pada Jumat (14/03/2025) dini hari.

Operasi ini dilakukan selain menegakkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum dan pencegahan penyakit masyarakat juga dalam rangka Ramadhan 1446 H, dalam razia tersebut, petugas menggrebek rumah kontrakan di dua kecamatan, yakni Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa dan Kalimati, Kecamatan Pasar Kemis.

Satpol PP berhasil mengamankan 12 orang wanita yang diduga melakukan praktek prostitusi di 2 kecamatan

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, mengungkapkan dalam operasi yang berlangsung hingga dini hari Itu petugas berhasil mengamankan 7 orang yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa dan 5 PSK di Kalimati, Kecamatan Pasar Kemis.

“Total ada 12 wanita yang dicurigai terlibat praktik prostitusi dan beberapa pria hidung belang yang kedapatan berada di lokasi kami amankan. Sejumlah tempat yang disinyalir digunakan sebagai lokasi prostitusi terselubung juga turut ditertibkan,” ujar Agus Suryana.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terutama di bulan suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk menjaga ketertiban serta memastikan wilayah Kabupaten Tangerang terbebas dari aktivitas yang melanggar norma sosial dan hukum.

Baca Juga :  Peringatan Harhubnas 2025 Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Gelar Bazaar Sembako Murah dan Bakti Sosial

Agus Suryana juga menegaskan, bahwa lokasi-lokasi yang digunakan untuk tindakan asusila di dua kecamatan tersebut harus ditindak tegas. Pihaknya berkomitmen untuk terus menegakkan aturan serta memberikan efek jera bagi mereka yang masih terlibat dalam praktik prostitusi yang meresahkan masyarakat.

Petugas Satpol PP mendatangi sejumlah tempat di 2 kecamatan yang diduga dijadikan prostitusi

Operasi ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan maraknya praktik prostitusi di wilayah mereka. Sebelum operasi digelar, Satpol PP telah melakukan pemantauan intensif serta mengumpulkan informasi untuk memastikan titik-titik yang menjadi target penertiban.

“Para PSK dan pria hidung belang yang terjaring dalam operasi ini langsung didata dan diberikan pembinaan oleh petugas. Kami menerapkan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi mengenai dampak negatif dari aktivitas tersebut serta mendorong mereka untuk mencari rezeki yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain memberikan pembinaan, Satpol PP juga mengambil langkah tegas dengan menyegel tiga kamar dan room karaoke yang diduga dijadikan tempat praktik prostitusi. Penyegelan ini merupakan bentuk peringatan keras kepada pemilik tempat agar tidak lagi memfasilitasi aktivitas yang bertentangan dengan hukum.

“Kami berharap operasi ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban dan norma sosial di lingkungan masing-masing. Penertiban ini bukan sekadar tindakan represif, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan agar mereka yang terlibat dapat memiliki masa depan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

‘Si Ceming’ Saepul Bahri Orator Handal Aksi Demo itu Terpilih menjadi Ketua GMNI Kabupaten Tangerang
Kurangnya Armada Truk Angkutan Sampah Bukti Pemkab Tangerang Kurang Serius Tangani Masalah
Mangkir Bayar Pajak, Menteri Purbaya Datangi Perusahaan di Kawasan Millenium Kabupaten Tangerang
Wabup Intan ‘Ngambek’ Tegur Keras Panitia Acara Badan Kesbangpol efek Molor Waktu Mulainya
Sampah Dibiarkan Menggunung di Jalan Sodong Tigaraksa Ganggu Kenyamanan Pengendara ‎
Bupati Tangerang Meninjau Lokasi Banjir di Desa Cirumpak Kecamatan Kronjo
Krisis Sampah Kabupaten Tangerang : Gagalnya Tata Kelola dan Urgensi Perubahan Paradigma
Pengurus KWRI Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2026-2029 Dilantik dan Dikukuhkan
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 12:46 WIB

‘Si Ceming’ Saepul Bahri Orator Handal Aksi Demo itu Terpilih menjadi Ketua GMNI Kabupaten Tangerang

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:11 WIB

Kurangnya Armada Truk Angkutan Sampah Bukti Pemkab Tangerang Kurang Serius Tangani Masalah

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:39 WIB

Mangkir Bayar Pajak, Menteri Purbaya Datangi Perusahaan di Kawasan Millenium Kabupaten Tangerang

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:51 WIB

Wabup Intan ‘Ngambek’ Tegur Keras Panitia Acara Badan Kesbangpol efek Molor Waktu Mulainya

Senin, 2 Februari 2026 - 16:03 WIB

Sampah Dibiarkan Menggunung di Jalan Sodong Tigaraksa Ganggu Kenyamanan Pengendara ‎

Berita Terbaru