KABUPATEN TANGERANG — Tumpukan sampah berserakan di Jalan Arya Wasangkara Kampung Sodong Pabuaran Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang ganggu kenyamanan pengendara pada Senin, (2/2/2026).
Salah satu pemulung, Bimo mengatakan dirinya sudah tiga minggu tidak mengambil botol yang bisa didaur ulang. Menurutnya, sampah yang menumpuk itu amat sangat mengganggu pengendara yang melintas.
”Saya sudah dua minggu tidak kesini, baru ini lagi kesini. Kasian pengendara yang melintas harus menutup hidungnya ketika melintas disini,” kata Bimo kepada Tangerangonline.id di Tigaraksa pada Senin, (2/2/2026) siang.

Bimo memaparkan DLHK Kabupaten Tangerang segara mengambil langkah tegas agar warga masyarakat melintas tidak membuang kembali sampah di lokasi.
”Tadinya mah engga ada dipinggir jalan kaya gini, biasa banyak oknum pedagang yang membuang sampah disini, biasanya merka membuang kedalam tidak diluar begini,” paparnya.
Terpisah, Kepala UPT 4 DLHK Kabupaten Tangerang Eki Satrio mengatakan, tumpukan sampah yang berada di Desa Sodong suduah berangsur lama. Tumpukan sampah tersebut terjadi karena volume pembuang sampah yang cukup besar.
”Biasanya kita angkut rutin setiap hari, kalau dari mananya itu saya kurang tau dan saya juga agak kesulitan untuk menelusurinya,” kata Kepala UPT 4 DLHK Kabupaten Tangerang Eki Satrio.
Eki bilang terkait dengan perencanaan jangan panjang agar masyarakat tidak lagi membuang sampah disana harus melibatkan beberapa unsur seperti Desa Sodong, dan Kecamatan Tigaraksa untuk selalu memonitoring dan membuat rapat khusus untuk pencegahan pembuangan sampah yang semrawut di wilayahnya.
”Terkait dengan perencanaan jangka panjang harus melibatkan Desa setempat dan Kecamatan setempat untuk tetap memonitoring. Kalau kita hanya bisa mengangkut sampah saja. Kita sejauh ini juga mengalami kendala kendaraan armada yang terbatas dan volume sampah yang sudah meningkat,” pungkasnya.
(Reza/Tangerang online.id)









