Calon Jamaah Haji Kabupaten Tangerang Tahun 2026 Beli Jas Almamater Seharga Rp 750 Ribu, Terungkap pada Acara Manasik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; screenshot video penyelenggaraan Acara Manasik Haji Kabupaten Tangerang Tahun 2026

Foto ; screenshot video penyelenggaraan Acara Manasik Haji Kabupaten Tangerang Tahun 2026

KABUPATEN TANGERANG — Seperti biasa menjelang musim haji instansi yang mengurusinya dan tahun ini dibawah Kementerian Haji dan Umroh menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Manasik Haji dan itu juga berlaku kepada para calon Jamaah haji asal Kabupaten Tangerang sebanyak 2.228 orang yang akan berangkat pada tahun 2026 ini.

Ribuan calon jamaah Kabupaten Tangerang duduk lesehan mengikuti acara Manasik Haji yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang di Tigaraksa

Ada yang menarik sekaligus miris dari cerita calon jamaah haji usai mengikuti acara Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 1447 H / 2026 M yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Sabtu (14/02/26).

“Alhamdulillah kami baru beres mengikuti acara manasik haji di GSG mulai sejak pagi dari jam 7 duduk lumayan capek duduk aja mendengarkan ceramah teknis berhaji, ini dikasih nasi kotak untuk makan siang,” ungkap salah satu jamaah haji yang usianya lansia yang mengaku berangkat haji bersama istrinya.

Saat ditemui disalah satu tempat makan lesehan disekitar Puspemkab jamaah haji itu terlihat mengenakan pakaian seragam berwarna biru model jas almamater mirip yang suka dipakai mahasiswa dan ketika ditanya apakah baju itu diberi panitia penyelenggara manasik haji dengan nada lugas ia menjawab baju tersebut itu dibeli seharga Rp 750 ribu per-satuan.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Tegaskan Juli 2025 Koperasi Desa Merah Putih harus Terbentuk di Desa dan Kelurahan

“Baju seragam ini dibeli harganya 750 ribu satu dan ini beli dua dengan istri jadi dibayar Rp 1.5 juta, ya mau gimana namanya kita jamaah pasti dibeli dan tidak bisa menawar harga,” ucap calon jamaah haji itu dengan bahasa dan logat kental Sunda Tangerang.

Contoh model mirip Jas Almamater yang dipakai calon Jamaah Haji Kabupaten Tangerang

Ketika tim TS melihat dari dekat baju Jas Almamater yang dipakai calon jamaah haji itu maka dipastikan tidak jauh berbeda dengan baju almamater yang biasa dipakai mahasiswa berbahan kain drill biasa dengan tanpa ada lapisan puring layaknya jas resmi dan harga jual di toko online sesuai penelusuran berkisar Rp 200.000 sampai Rp. 300.000,-.

Baca Juga :  Pedagang Daging Pasar Gudang Tigaraksa Abaikan Imbauan Aksi Mogok Jualan, Katanya Sudah Minggu Lalu

Diketahui dari sambutan Sekda Kabupaten Tangerang H Soma Atmaja yang hadir mewakili Bupati Tangerang bahwa jumlah jamaah haji Kabupaten Tangerang tahun ini mencapai sekitar 2.228 jamaah yang terbagi dalam 7 kloter dengan jamaah termuda berusia 17 tahun dan jamaah tertua 88 tahun

“Tahun ini jamaah haji kita tercatat ada sekitar 1.205 jamaah perempuan dan 1.023 jamaah laki-laki, dengan jamaah termuda berusia 17 tahun dan jamaah tertua 88 tahun,” kata Soma.

Bila benar harga Jas Almamater yang dijual kepada 2228 calon jamaah itu Rp 750 ribu maka berdasarkan estimasi hitungan milyaran rupiah dana keuntungan masuk ke kocek yang menjualnya,  harga per-satu baju harga tertinggi Rp 300.000 saja maka Rp. 450.000 keuntungannya.


(Fik/Red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Soroti Maraknya Spanduk Ayam Goreng di Jalanan, Eh ‘Anak Buahnya’ Sengaja Pasang di Kawasan Tigaraksa
PP 48/2025 sudah ditandatangani Presiden Prabowo, Siap-siap Tanah HGU dan HGB Nganggur 2 Tahun Bakal Disita
Pemkab Tangerang Intensif Telusuri Agen PMI Ilegal Nur Afni Afriyanti asal Kronjo yang kini diduga sakit di Arab Saudi
Viral di Medsos Polsek Tigaraksa gelar Korve bareng UPT DLHK dan Pemdes Sodong Bersihkan Sampah Dipinggir Jalan
Lima Kecamatan di Kabupaten Tangerang Masih Terendam Banjir, Wilayah Kresek Makin Parah
Kementerian Lingkungan Hidup Akan Tindak Tegas Daerah yang Lalai Atasi Sampah
Kabupaten Tangerang Dikepung Banjir Pemkab akan Percepat Penanganannya, Paling Lambat 2027
Ladang Jagung di Desa Bantar Panjang Tigaraksa yang Dibuka Wapres Gibran dan Diisukan Gagal Ternyata Berhasil di Panen
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:12 WIB

Calon Jamaah Haji Kabupaten Tangerang Tahun 2026 Beli Jas Almamater Seharga Rp 750 Ribu, Terungkap pada Acara Manasik

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:54 WIB

PP 48/2025 sudah ditandatangani Presiden Prabowo, Siap-siap Tanah HGU dan HGB Nganggur 2 Tahun Bakal Disita

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pemkab Tangerang Intensif Telusuri Agen PMI Ilegal Nur Afni Afriyanti asal Kronjo yang kini diduga sakit di Arab Saudi

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:28 WIB

Viral di Medsos Polsek Tigaraksa gelar Korve bareng UPT DLHK dan Pemdes Sodong Bersihkan Sampah Dipinggir Jalan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:42 WIB

Lima Kecamatan di Kabupaten Tangerang Masih Terendam Banjir, Wilayah Kresek Makin Parah

Berita Terbaru