KABUPATEN TANGERANG — Kesal dengan kedisiplinan para pegawainya yang dinilai masih kurang Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid nampaknya bakal melakukan evaluasi dan bila tidak ada perubahan akan diberlakukan apel pagi setiap hari.
Pernyataan itu nampaknya tidak main-main Bupati juga menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah, BKPSDM, serta Inspektorat untuk menegakkan aturan kepegawaian secara konsisten tanpa kompromi dan memberikan sanksi yang tegas kepada mereka yang melanggar.
Hal itu diungkapkan Bupati saat menjadi Pembin apel Senin pagi sekaligus melantik dan mengambil sumpah/janji sebanyak 472 CPNS menjadi PNS, formasi Tahun Anggaran 2024 yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara pada Senin (30/03/26).
Kekesalan orang nomor satu di Pemda Kabupaten Tangerang itu dipicu ketika akan memulai apel tersebut ia berkeliling ke selasar belakang GSG dan geram naik pitam saat melihat sejumlah pegawai yang santai ngobrol padahal waktu sudah menunjukan waktu apel.
“Satpol PP atur yang bener jangan pada berdiri aja, hayo segera masuk lapangan,” teriak Bupati sambil berjalan menunjuk-nunjuk kepada sekumpulan pegawai yang terlihat bergegas jalan memasuki lapangan.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa menjadi seorang ASN bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga panggilan pengabdian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk itu, dia meminta seluruh ASN agar senantiasa menjaga kedisiplinan integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Saya akan evaluasi selama satu minggu. Jika tingkat kehadiran masih belum optimal, maka apel pagi akan dilaksanakan setiap hari. Ini demi meningkatkan kinerja dan semangat pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya budaya disiplin, termasuk pelaksanaan apel pagi sebagai salah satu bentuk komitmen dalam membangun etos kerja. Ia bahkan menyampaikan rencana untuk mengevaluasi tingkat kehadiran dan kedisiplinan pegawai dalam satu minggu ke depan, yang berpotensi diikuti dengan kebijakan pelaksanaan apel pagi setiap hari.

“Disiplin dan integritas itu perlu, karena dengan disiplin dan integritas itu bisa membuat optimal hasil kerja-kerja kita. Kalau kita ingin memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, maka kita harus disiplin, taat aturan, dan menjalankan kewajiban dengan baik,” tegasnya.
“Pegawai yang tidak memenuhi kewajiban harus diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” pungkas Bupati dengan nada tinggi.
(Red)









