Habitat for Humanity Indonesia Membangun 51 Rumah Layak Huni di Tanjung Kait Mauk

Minggu, 13 Juli 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Maesyal Rasyid saat peletakan batu pertama 51 rumah layak huni di Desa Tanjung Kait Kecamatan Mauk

Bupati Maesyal Rasyid saat peletakan batu pertama 51 rumah layak huni di Desa Tanjung Kait Kecamatan Mauk

KABUPATEN TANGERANG — Habitat for Humanity Indonesia dan Prudential Indonesia membangun 51 unit Rumah Layak Huni (RLH) di Desa Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (12/07/25).

Perwakilan Habitat for Humanity Indonesia, Erwin Sulaksono dalam acara Peletakan Batu Pertama 51 RLH tersebut mengatakan mengatakan bahwa sebanyak 110 unit rumah akan dibangun di kawasan Tanjung Kait, dengan pendekatan swadaya berbasis komunitas.

“Rumah yang dibangun berukuran 30 meter persegi, terdiri dari dua kamar tidur, ruang keluarga dan dapur. Pembangunan dilakukan dengan partisipasi aktif warga sehingga mereka turut memiliki rasa kepemilikan terhadap rumah yang dibangun,” ucap Erwin.

Erwin menambahkan, pihaknya telah membangun lebih dari 1.300 rumah di Kecamatan Mauk sejak beberapa tahun terakhir dengan penguatan infrastruktur seperti tanggul, dermaga kapal, hingga potensi pengembangan wisata laut.

Baca Juga :  Dua Ekor Sapi Induk dan Anaknya Kecebur Sumur di Panongan, Tim Damkar Berhasil Selamatkan
Akun medsos Habitat for Humanity Indonesian (akun Instagram)

Bupati Maesyal Rasyid yang hadir dalam peletakan batu pertama itu mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya nyata sinergitas dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama pihak swasta dan relawan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan keluarga prasejahtera.

Bupati mengapresiasi komitmen dan konsistensi Prudential dan Habitat dalam membangun hunian yang layak serta mendukung pengembangan wilayah pesisir.

“Terima kasih kepada para relawan, Habitat for Humanity yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. Ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi soal membangun harapan dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat, terutama nelayan dan keluarga pesisir,” ungkap Bupati Maesyal.

Dia menegaskan, program pembangunan rumah layak huni menjadi awal dari penataan kawasan pesisir secara menyeluruh yang dimulai dari penyediaan infrastruktur dasar seperti penerangan, air bersih, jalan lingkungan, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga :  DPRD Pastikan Tak Ada Pembahasan Kenaikan PBB Tangerang, Hanya Pemutakhiran NJOP
Salah satu rumah yang dibangun Habitat for Humanity (foto ; akun medsos IG)

“Kita siapkan rumahnya, kita bangun akses dan infrastruktur dasarnya, kita dorong agar ada aktivitas ekonomi dan pendidikan di sini. Saya yakin masyarakat akan mandiri jika kita hadir memberi fasilitasi yang tepat,” tandasnya.

Menurut dia, program pembangunan rumah layak huni ini nantinya tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, melainkan juga bertujuan untuk mendorong kemandirian warga. Pihaknya berharap agar ke depan juga bisa dibangun fasilitas pendidikan, kesehatan, serta sentra ekonomi lokal berbasis potensi hasil laut seperti kerupuk ikan, otak-otak, dan produk olahan lainnya.

“Mari kita lanjutkan kolaborasi ini. Insya Allah dengan niat yang tulus dan kerja sama semua pihak, masyarakat pesisir bisa hidup lebih sejahtera, sehat, dan mandiri,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Bupati Maesyal Ketika Meninjau Rumah Roboh di Pasir Ampo Kresek, “Jangan Ditunda Segera Dibangun Lagi”
BPBD Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Banjir
Bupati Tangerang Ikut Masak dan Makan Bersama Warga Korban Banjir di Dapur Umum Kecamatan Jayanti
Anggota DPRD Provinsi Banten Wawan Sumarwan Salurkan Langsung Bantuan Korban Banjir Desa Pasir Ampo Kresek
Adi Bonchu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug Periode 2026 – 2031
Pemkab Tangerang Kedua Kalinya Bantu Korban Bencana Sumatra Aceh, Rp 1,2 Milyar Dialokasikan dari APBD
Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang Menggalang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Aceh, Terkumpul 151 Juta
Tim Manajer dan Official Sepak Bola Kabupaten Tangerang Terbang ke Sumatra, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:08 WIB

Bupati Maesyal Ketika Meninjau Rumah Roboh di Pasir Ampo Kresek, “Jangan Ditunda Segera Dibangun Lagi”

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:42 WIB

BPBD Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Banjir

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:10 WIB

Bupati Tangerang Ikut Masak dan Makan Bersama Warga Korban Banjir di Dapur Umum Kecamatan Jayanti

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:13 WIB

Anggota DPRD Provinsi Banten Wawan Sumarwan Salurkan Langsung Bantuan Korban Banjir Desa Pasir Ampo Kresek

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:55 WIB

Adi Bonchu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug Periode 2026 – 2031

Berita Terbaru