Gubernur Andra Soni Cek Jl Poros Desa di Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang yang Masih Tanah, Janji Perbaiki

Kamis, 11 September 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; detik.com

Foto ; detik.com

KABUPATEN TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni mengecek Jalan Poros Desa Sindang Asih-Badak Anom, Kabupaten Tangerang. Jalan tersebut masih berupa tanah merah yang becek jika hujan.

Peninjauan dilakukan pada Rabu (10/9/2025). Andra berjalan di pinggir jalan karena bagian tengah masih becek dan licin. Ia memanfaatkan rumput di sisi jalan sebagai pijakan.

Andra menyampaikan, jalan poros desa itu akan dibangun melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

“Alhamdulillah, ini telah direncanakan atas usulan bupati dan masyarakat. Jalan ini telah direncanakan untuk dilaksanakan pada perubahan APBD 2025,” ungkap Andra Soni.

Selain perbaikan jalan, Andra menerima aspirasi masyarakat soal pembangunan irigasi di sisi jalan. “Besar harapan mereka agar ini bisa segera dilaksanakan, karena sudah berlangsung lama sekali,” katanya.

Andra juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) untuk penanganan irigasi yang berada di sisi jalan poros Desa Sindang Asih-Badak Anom.

“Karena di sekitar sini terdapat kurang lebih 500 hektare sawah yang masih produktif. Namun merupakan sawah tadah hujan, sehingga sangat memerlukan ketersediaan air,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan ruas jalan poros desa Sindang Asih-Badak Anom yang akan dibangun memiliki panjang 1,5 km.

“Panjangnya kurang lebih sekitar 1,5 km. Kami telah berkoordinasi dengan Bupati Tangerang dan masyarakat bahwa ruas jalan ini harus lebih prioritas,” ujarnya.

Jalan tersebut akan dibangun dengan konstruksi beton dengan lebar empat meter, menyesuaikan dengan lahan. Anggaran yang disediakan dari APBD Provinsi Banten adalah Rp 6 miliar.

“Pak Gubernur juga berharap untuk bersama-sama dengan warga pada saat pelaksanaan agar bisa sama-sama kita monitor supaya kualitasnya sesuai dengan spesifikasi dan juga terkait dengan pemberdayaan masyarakat,” imbuhnya.

(Red)

Baca Juga :  15 Kecamatan Kebanjiran Bupati Tangerang Keliling Serahkan Bantuan Logistik

Berita Terkait

Inilah Jadwal Lengkap SPMB SMA, SMK, dan SKH Provinsi Banten 2026
Gugatan Tukang Ojek kepada Gubernur Banten Dikabulkan, Pemprov akan Alokasikan 100 Milyar untuk Perbaikan Jalan Rusak di Kabupaten Pandeglang
Konflik Bupati Lebak dengan Wakilnya Efek ‘Domino’ dari Pilkada Langsung, Segera Sahkan UU Kepala Daerah Dipilih DPRD
Sesuai UU No 18/2008 Wabup Intan Minta Pengusaha di Kabupaten Tangerang Mengelola Sampah di Kawasan Usahanya Sendiri
Diskum Rilis Capaian Kinerja 2025 dan Strategi Akselerasi Digital 2026 untuk UMKM dan Koperasi Naik Kelas
Waduh, Dalam 3 Bulan Jumlah Pengangguran di Banten Bertambah 17,66 Ribu Orang
Peduli Korban Banjir Kanwil Kemenag Banten Kunjungi Sejumlah Madrasah, Ponpes, dan KUA di Kabupaten Tangerang
Pedagang Daging Pasar Gudang Tigaraksa Abaikan Imbauan Aksi Mogok Jualan, Katanya Sudah Minggu Lalu
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:52 WIB

Inilah Jadwal Lengkap SPMB SMA, SMK, dan SKH Provinsi Banten 2026

Rabu, 8 April 2026 - 09:08 WIB

Gugatan Tukang Ojek kepada Gubernur Banten Dikabulkan, Pemprov akan Alokasikan 100 Milyar untuk Perbaikan Jalan Rusak di Kabupaten Pandeglang

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:23 WIB

Konflik Bupati Lebak dengan Wakilnya Efek ‘Domino’ dari Pilkada Langsung, Segera Sahkan UU Kepala Daerah Dipilih DPRD

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:40 WIB

Sesuai UU No 18/2008 Wabup Intan Minta Pengusaha di Kabupaten Tangerang Mengelola Sampah di Kawasan Usahanya Sendiri

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:56 WIB

Diskum Rilis Capaian Kinerja 2025 dan Strategi Akselerasi Digital 2026 untuk UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Berita Terbaru