Uji Kelayakan Calon Mahasiswa, Pemkab Tangerang Gelar Seleksi Ketat Wawancara Beasiswa Gemilang

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seleksi cukup ketat bagi calon penerima Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026

Seleksi cukup ketat bagi calon penerima Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026

KABUPATEN TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan tahapan seleksi wawancara bagi calon penerima program Beasiswa Gemilang tahun anggaran 2026 yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, pada Selasa (12/05/2026).

Tercatat sebanyak 1.570 pendaftar telah bersaing ketat sejak tahap administrasi daring. Dari ribuan pelamar tersebut, mereka yang lolos kini harus melewati ujian krusial berupa seleksi wawancara langsung untuk membuktikan kelayakan mereka menerima bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung meninjau proses seleksi, menyatakan bahwa kuota penerima beasiswa tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan kuota ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak muda Kabupaten Tangerang.

“Tahun 2025 kita memberangkatkan 235 orang. Tahun 2026 ini naik menjadi sekitar 650 orang, atau meningkat tiga kali lipat. Ini adalah modal dasar bagi anak-anak kita agar bisa kuliah secara gratis sampai wisuda, lonjakan kuota tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang unggul dan cerdas. Melalui beasiswa ini, Pemkab Tangerang berupaya membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi putra-putri daerah agar mampu bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Seluruh proses seleksi hari ini berjalan secara transparan dan murni berdasarkan kualifikasi, tanpa adanya intervensi atau “titipan”. Hal ini penting untuk menjaga integritas program sekaligus memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar mereka yang berhak dan berpotensi,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Chaidir, menjelaskan bahwa proses seleksi beasiswa telah dimulai dengan tahap pemberkasan selama dua minggu. Tahap awal ini berhasil menjaring 1.570 pendaftar secara daring yang kemudian akan melalui proses seleksi lanjutan untuk menentukan penerima beasiswa yang paling memenuhi kriteria.

“Seleksi wawancara dilaksanakan selama dua hari di lokasi berbeda untuk menjangkau seluruh kategori pendaftar. Hari pertama bertempat di GSG dan difokuskan pada calon mahasiswa baru yang akan memulai perkuliahan. Sementara hari kedua dilaksanakan di Al-Amjad dengan sasaran mahasiswa aktif dan mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi, sehingga program ini mencakup jenjang pendidikan yang lebih luas,” jelasnya.

Chaidir menegaskan bahwa kriteria utama penerima beasiswa adalah masyarakat Kabupaten Tangerang yang masuk dalam kategori Desil 1, 2, 3, dan 4 atau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, tim penguji melakukan verifikasi faktual secara ketat terhadap kondisi calon penerima.

“Verifikasi tersebut meliputi bukti fisik berupa foto rumah tampak depan, samping, dan belakang, serta pengecekan kapasitas daya listrik yang harus maksimal 900 Watt. Saat ini Pemkab Tangerang juga telah menjalin kerja sama dengan 33 universitas, termasuk rencana kolaborasi terbaru dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), guna memperluas pilihan kampus bagi para penerima beasiswa,” ucapnya.

Dari ratusan peserta yang hadir, Antusiasme terlihat dari salah satu peserta, Daudi Alanury, lulusan SMK Islam Insan Mulia asal Pagedangan. Sebagai anak yatim yang tinggal bersama ibunya (seorang ibu rumah tangga), Daudi mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

“Perasaan saya sangat bahagia karena tahap pertama sudah selesai dan sekarang sampai di tahap wawancara. Persiapan saya adalah terus belajar dan memotivasi diri untuk tes akademik berikutnya,” ungkap Daudi.

Melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Sejarah Kabupaten Tangerang, Pasca Terbentuknya Kota Tangerang 27 Februari 1993 maka Puspemkab Pindah ke Tigaraksa

(Red)

Berita Terkait

Pengumuman Hasil Seleksi Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang Diundur, Seharusnya 11 Mei 2026
Bupati Tangerang Hadiri Acara Pelepasan Siswa SMKS Gema Bangsa Kecamatan Cisoka
Ketua DPRD Soroti Upah Rendah Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA TANGERANG GEMILANG 2026
Peringatan Hardiknas 2026 Kinerja Disdik Kabupaten Tangerang Dipertanyakan, Angka Putus Sekolah Tetap 21 Ribu
Wow, Rp 25,5 Milyar APBD 2026 Digelontorkan untuk Beasiswa Tangerang Gemilang, Kuliah 679 Orang Bakal Dibiayai
Universitas Dharma Indonesia Gelar Seminar Nasional tentang KUHP dan KUHAP Baru, Dibuka Bupati Tangerang dan Hadirkan Prof Muzakir Pakar Pidana
Dunia Pendidikan di Kabupaten Tangerang masih ‘Kusut’, Kurang Guru, Kurang Kelas, Angka Putus Sekolah Tinggi
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WIB

Pengumuman Hasil Seleksi Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang Diundur, Seharusnya 11 Mei 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:15 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Acara Pelepasan Siswa SMKS Gema Bangsa Kecamatan Cisoka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:22 WIB

Ketua DPRD Soroti Upah Rendah Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:29 WIB

Uji Kelayakan Calon Mahasiswa, Pemkab Tangerang Gelar Seleksi Ketat Wawancara Beasiswa Gemilang

Senin, 11 Mei 2026 - 21:05 WIB

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA TANGERANG GEMILANG 2026

Berita Terbaru