Krisis Air Bersih Melanda Warga Satu Kampung di Desa Cirarab, Mobil Damkar Kirimkan Bantuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG — Krisis air bersih melanda 85 KK warga Kampung Ciparay Sasak RT 04/01 Desa Cirarab Kecamatan Legok akibat sungai yang selama ini menjadi sumber air untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga kini mengalami penyusutan debit airnya.

Mirisnya selain debit airnya menyusut juga mengeluarkan bau yang diduga akibat pencemaran limbah akibatnya demi memenuhi kebutuhan air untuk dikonsumsi warga terpaksa mengeluarkan biaya tambahan membeli air minum galon.

Mobil Damkar menyalurkan air bersih kepada warga Desa Cirarab Kecamatan Legok yang airnya diambil dari sumur satelit di Posko Damkar Legok (Luky)

Salah seorang warga mengaku kondisi sungai semakin memprihatinkan. Air yang tersisa tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari dan kualitasnya dinilai menurun.

“Kalau nyuci di kali, cuma airnya begitu kecil, agak bau karena diduga tercemar limbah. Kalau untuk minum beli air galon,” ungkap warga saat ditemui TS dilokasi penyaluran bantuan air bersih pada Jumat (10/7/2026).

Menurut warga yang tidak bersedia disebutkan namanya itu, kondisi saat ini menambah beban ekonomi keluarga karena mereka harus mengeluarkan biaya ekstra untuk memenuhi kebutuhan air minum. Mereka pun berharap bantuan air bersih dari pemerintah terus disalurkan selama musim kemarau masih berlangsung.

Pemerintah Kecamatan Legok atas instruksi Camat Legok Yusuf Fachroji menyalurkan bantuan air bersih menggunakan dua mobil tangki bekerja sama dengan Damkar Legok yang berada di bawah naungan BPBD Kabupaten Tangerang. Bantuan tersebut didistribusikan ke Kampung Ciparay Sasak sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Mewakili Pemerintah Kecamatan Legok, Wakil Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Wakasi Trantib) Adriana, yang akrab disapa Aray, mengatakan penyaluran air bersih akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga.

“Tergantung kebutuhan, karena saat ini masih ada stok di penampungan warga. Kita sesuaikan dengan kebutuhan. Kami juga tidak berhenti di satu pengiriman. Kami akan bersurat ke PDAM untuk bekerja sama agar kekurangan air bersih dapat teratasi,” ujar Aray.

Krisis air bersih yang hampir selalu muncul saat musim kemarau menunjukkan perlunya solusi yang lebih berkelanjutan. Selain memastikan distribusi bantuan air bersih tetap berjalan, pemerintah dan instansi terkait juga diharapkan melakukan penyelidikan terhadap dugaan pencemaran limbah yang menyebabkan kualitas air sungai menurun.

Pasalnya, apabila dugaan pencemaran tersebut tidak ditangani dan infrastruktur penyediaan air bersih tidak diperkuat, masyarakat dikhawatirkan akan terus menghadapi persoalan yang sama setiap musim kemarau. Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang semestinya dapat dipenuhi secara aman, layak, dan berkesinambungan.

(luky/red)

Baca Juga :  Semrawutnya Kabel Menjuntai Disepanjang Jalan Tapos Golf Tigaraksa Tak Terkendali, Penyebab Terjadi Laka Lantas

Berita Terkait

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak
Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031
Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda
Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih
Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki
Hari Jadi Tigaraksa Resmi Ditetapkan Pada 13 Oktober 1632
Kesuksesan Paskibra pada Peringatan HUT Ke-81 RI Tingkat Kecamatan Solear Mendapat Apresiasi
Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Forum Anak dengan Forum OSIS agar Tercipta Kesadaran Hukum dan Perlindungan Anak
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031

Rabu, 2 September 2026 - 19:55 WIB

Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki

Berita Terbaru