Jumlah APBD Provinsi Banten Tahun 2027 Bakal Disalip APBD Kabupaten Tangerang, Wagub Meminta Perhatian Pusat

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah

Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah

BANTEN — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyoroti kapasitas fiskal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang dinilai semakin tertinggal, Ia bahkan mengungkapkan APBD Kabupaten Tangerang kini hampir menyamai APBD Provinsi Banten. “Bayangkan, provinsi kalah sama kabupaten,” kata Dimyati, Kamis (16/7/2026).

Dimyati menjelaskan, APBD Kabupaten Tangerang telah menembus lebih dari Rp10 triliun, sementara APBD Provinsi Banten pada 2026 hanya mencapai Rp10,27 triliun. Ia memprediksi tren tersebut akan berlanjut hingga membuat APBD Kabupaten Tangerang melampaui APBD Pemprov Banten pada 2027.

“Kalau melihat trennya, tahun 2027 APBD Kabupaten Tangerang bisa lebih besar daripada APBD Pemprov Banten. APBD provinsi terus turun, padahal nilai kebutuhan pembangunan terus meningkat. Ini harus menjadi bahan kajian,” ujarnya.

Menurut Dimyati, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia meminta pemerintah pusat memperkuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banten agar mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.

Baca Juga :  Gubernur Andra Soni Terbitkan Kepgub Penertiban Jalur Lalin Kendaraan Truk Tambang, di Wilayah Tangerang Raya bebas Berkeliaran asal sesuai Jamnya

“Kami berharap Kemendagri memberi dukungan terhadap BUMD Banten. BUMD kami masih membutuhkan penguatan, berbeda dengan BUMD di Jakarta yang sudah berkembang,” katanya.

Dimyati juga menyoroti ketergantungan pendapatan daerah terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Ia menilai struktur pendapatan Banten belum sehat karena masih bergantung pada satu sektor.

Selain itu, ia mengkritik banyak perusahaan yang beroperasi di Banten tetapi mengurus perizinan di Jakarta. Kondisi tersebut membuat potensi penerimaan daerah tidak masuk ke kas Pemerintah Provinsi Banten.

Baca Juga :  Wabup Intan Bersama Disperindag Provinsi Banten Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Pasar Gudang Tigaraksa

“Perusahaan beroperasi di Banten, tetapi perizinannya di Jakarta. Akibatnya, Banten hanya menerima dampaknya, sementara potensi pendapatannya tidak maksimal,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah segera menerbitkan aturan turunan mengenai mekanisme bagi hasil agar daerah penghasil industri memperoleh porsi pendapatan yang lebih adil.

“Kami meminta pemerintah segera menerbitkan aturan turunannya. Selama ini kami hanya menerima dampak industri, seperti polusi dan persoalan lainnya, sementara pendapatan daerah belum optimal. Mudah-mudahan ke depan sektor pendapatan bisa meningkat,” katanya.

Dimyati menilai, regulasi bagi hasil menjadi salah satu kunci untuk memperkuat kapasitas fiskal Banten, terutama dari aktivitas industri yang selama ini berlangsung di wilayah provinsi tersebut.

(Source ; bantennews.co.id)

Berita Terkait

Bupati Maesyal Melepas Kafilah Kabupaten Tangerang menuju MTQ ke-XXIII Provinsi Banten
Bupati Serang Optimis Memboyong Piala Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten, Didukung Kuat Mendes PDT Yandri Susanto
MTQ XXIII Banten Akan Digelar 6 – 10 Juli 2026 di KP3B Serang, 14 Cabang 30 Golongan Siap Dilombakan
Disela Kesibukannya Bupati Maesyal Rasyid tetap Eksis Mengawal Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Banten
Pemkab Tangerang Diganjar WTP ke-18, Tim Audit BPK Masih Intens Periksa Kegiatan yang Viral
Bupati Tangerang Hadiri Pertemuan Gubernur Banten dengan Gubernur DKI Jakarta, Apa Yang Dibahas yaa?
Inilah Jadwal Lengkap SPMB SMA, SMK, dan SKH Provinsi Banten 2026
Gugatan Tukang Ojek kepada Gubernur Banten Dikabulkan, Pemprov akan Alokasikan 100 Milyar untuk Perbaikan Jalan Rusak di Kabupaten Pandeglang
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:50 WIB

Jumlah APBD Provinsi Banten Tahun 2027 Bakal Disalip APBD Kabupaten Tangerang, Wagub Meminta Perhatian Pusat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:30 WIB

Bupati Maesyal Melepas Kafilah Kabupaten Tangerang menuju MTQ ke-XXIII Provinsi Banten

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:53 WIB

Bupati Serang Optimis Memboyong Piala Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten, Didukung Kuat Mendes PDT Yandri Susanto

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:02 WIB

MTQ XXIII Banten Akan Digelar 6 – 10 Juli 2026 di KP3B Serang, 14 Cabang 30 Golongan Siap Dilombakan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:47 WIB

Disela Kesibukannya Bupati Maesyal Rasyid tetap Eksis Mengawal Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Banten

Berita Terbaru

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menandatangani Pembukaan Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Membuka Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Senin, 27 Jul 2026 - 17:34 WIB