KABUPATEN TANGERANG — Anggaran APBD Tahun 2026 menggelontorkan dana sebesar Rp 25,5 Miliar guna mendukung Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang akan mengakomodasi 679 warga Kabupaten Tangerang kuliah gratis di 33 Perguruan Tinggi beragam jurusan termasuk kedokteran dan penerbangan.
Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut bentuk kepedulian pasangan Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang dan ternyata kuota jumlah penerima manfaat tahun 2026 melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 235 kuota.
Informasi terkait program yang dikelola Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah itu terungkap saat pertemuan yang dilaksanakan pada Kamis, (23/04/2026) bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menjelaskan bahwa program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan ide besar dari Bupati dan Wakil Bupati untuk memastikan anak-anak Tangerang tetap bisa bersekolah guna mengentaskan kemiskinan di tingkat keluarga.
“Pemerintah harus hadir tidak hanya di level TK, SD, dan SMP, tapi kita melangkah lebih jauh lagi bagaimana menciptakan sarjana-sarjana baru di keluarga miskin. Tidak ada cara instan untuk menghapus kemiskinan selain dengan pendidikan, itu kuncinya,” tegas Soma Atmaja.
Soma memaparkan bahwa pada tahun anggaran 2026 ini, pemerintah daerah menggelontorkan dana sebesar Rp25,5 Miliar. Anggaran tersebut mengalami peningkatan signifikan guna mengakomodasi 679 kuota penerima manfaat, dimana jumpah tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 235 kuota.
“Tujuan kami melalui expo beasiswa ini adalah untuk memberikan informasi komprehensif serta memfasilitasi interaksi langsung antara calon penerima beasiswa dengan 33 perguruan tinggi mitra yang aka mereka pilihan,” tambah Soma.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Bagian Kesra, Chaidir merinci bahwa Beasiswa Gemilang ditujukan bagi putra-putri daerah Kabupaten Tangerang yang memiliki potensi akademik maupun non-akademik tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Program ini juga terbuka bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi mitra yang telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga penerima dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa terkendala biaya.
“Cakupan beasiswa ini dirancang secara menyeluruh untuk mendukung mahasiswa di berbagai tahap pendidikan. Mulai dari calon mahasiswa baru, baik yang melanjutkan studi di dalam negeri maupun luar negeri, hingga mahasiswa aktif yang sedang menjalani perkuliahan dan mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan dukungan untuk menyelesaikan studi,” jelasnya.
Ia memaparkan bahwa hingga saat ini, tercatat sudah ada sekitar 2.200 pendaftar yang mengakses situs resmi pendaftaran, dengan sekitar 200 pemohon yang telah menyelesaikan unggah dokumen persyaratan. Pendaftaran sendiri masih dibuka secara daring melalui laman beasiswa.tangerangkab.go.id hingga 30 April 2026.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak muda di Kabupaten Tangerang yang putus kuliah hanya karena kendala biaya. Pemerintah hadir untuk mencetak SDM yang kompetitif melalui kerja sama dengan 33 perguruan tinggi, termasuk untuk program pendidikan Pilot dan Kedokteran,” tutup Chaidir.
(Red)









