Mangkir Bayar Pajak, Menteri Purbaya Datangi Perusahaan di Kawasan Millenium Kabupaten Tangerang

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Purbaya

Menteri Purbaya

KABUPATEN TANGERANG — Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa medatangi dua perusahaan pengelola baja, yakni PT PSM dan PT PSI di Kawasan Milenium, Kabupaten Tangerang, Kamis, 5 Februari 2026.

Kedatangannya ini sebagai langkah penagihan atas mangkirnya perusahaan dari kewajiban membayar pajak pertambahan nilai (PPN) dengan potensi nilai Rp500 miliar.

“Kedatangan saya langsung kesini, mereka ini menjual langsung ke klien tanpa PPN, saya rugi banyak dimana PPN-nya berkurang. Kedua, income taxnya kan juga ditekan ke bawah, dan itu saya rugi. Belum lagi dengan-dengar informasi kami terima ada potensi sampai Rp500 miliar dari kedua perusahaan ini. Jadi cukup besar,” katanya.

Purbaya juga menegaskan, langkahnya langaung mendatangi perusahaan yang membandel dalam pembayaran pajar sebagai sinyal agar tidak main-main dalam menjalani aturan.

“Jadi ini salah satu tindakan yang memberikan sinyal ke para pemain (perusahaan) itu. Jangan melakukan hal seperti ini lagi, Mereka klaim zaman sebelumnya katanya pejabat Indonesia bisa disogok supaya mereka bisa lancar menjalankan bisnisnya. Sekarang saya buktikan kita tidak bisa disogok, kalau main-main kita hajar terus,” ujarnya.

Ia juga menilai, bahwa berdasarkan hasil penelusuran langsung ke perusahaan pelanggar pajak yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang ini kondisinya pun terlihat manipulasi dengan kondisi kumuh dan tidak terawat.

Namun, bila dilihat dari sisi lain nilai produksi mereka cukup besar dan luas. Di sisi lain, lanjutnya, dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang saat ini positif kemungkinan perusahaan ini memiliki potensi pemasukan yang lebih besar lagi, akan tetapi tidak diiringi dengan kepatuhan kewajiban membayar pajak kepada negara.

“Ketika ekonomi makin tumbuh lebih cepat lagi Ini akan hidup lagi, tapi kita harapkan kan bayar pajaknya sesuai dengan ketentuan dan tidak menimbulkan distorsi di pasar,” ungkapnya.

(Viva Banten)

Baca Juga :  Wacana Provinsi Tangerang Raya Makin Menguat, Inilah Fakta 3 Wilayah Yang Akan Pamit dari Provinsi Banten

Berita Terkait

Kurangnya Armada Truk Angkutan Sampah Bukti Pemkab Tangerang Kurang Serius Tangani Masalah
Wabup Intan ‘Ngambek’ Tegur Keras Panitia Acara Badan Kesbangpol efek Molor Waktu Mulainya
Sampah Dibiarkan Menggunung di Jalan Sodong Tigaraksa Ganggu Kenyamanan Pengendara ‎
Bupati Tangerang Meninjau Lokasi Banjir di Desa Cirumpak Kecamatan Kronjo
Krisis Sampah Kabupaten Tangerang : Gagalnya Tata Kelola dan Urgensi Perubahan Paradigma
Pengurus KWRI Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2026-2029 Dilantik dan Dikukuhkan
Pembangunan GSG Warga Perumahan Sudirman Tigaraksa Blok B dan Blok E RW 06 Sudah Rapih, APBD 2025 Alokasikan Milyaran Rupiah
GSG Warga RW 10 Perumahan Graha Pesona Panongan Diresmikan Wabup Tangerang, APBD Alokasikan 1 Milyar
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:11 WIB

Kurangnya Armada Truk Angkutan Sampah Bukti Pemkab Tangerang Kurang Serius Tangani Masalah

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:39 WIB

Mangkir Bayar Pajak, Menteri Purbaya Datangi Perusahaan di Kawasan Millenium Kabupaten Tangerang

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:51 WIB

Wabup Intan ‘Ngambek’ Tegur Keras Panitia Acara Badan Kesbangpol efek Molor Waktu Mulainya

Senin, 2 Februari 2026 - 16:03 WIB

Sampah Dibiarkan Menggunung di Jalan Sodong Tigaraksa Ganggu Kenyamanan Pengendara ‎

Senin, 26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Bupati Tangerang Meninjau Lokasi Banjir di Desa Cirumpak Kecamatan Kronjo

Berita Terbaru