KABUPATEN TANGERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang membeberkan data terbaru mengenai status gizi anak dan stunting berdasarkan hasil program Grebek Posyandu pada periode Januari 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengonfirmasi berdasarkan hasil program tersebut tercatat sebanyak 1.151 anak mengalami gizi buruk.
“Ada, kita punya data. Sebanyak 1.151 anak mengalami gizi buruk di Kabupaten Tangerang,” ujar Hendra Tarmizi, Kamis (6/8/2026).
Sedangkan, data anak yang terindikasi mengalami stunting di Kabupaten Tangerang amat tinggi, yaitu mencapai 14.057.
“Stunting angkanya mencapai 14 ribuan anak ya yang alami stunting,” kata Hendra.

Namun, Hendra menegaskan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terus memantau perkembangan kesehatan balita secara berkala guna menekan angka masalah gizi dan stunting.
Ia juga menyatakan, Dinkes Kabupaten Tangerang terus berkomitmen melakukan pendampingan intensif kepada keluarga terdampak.
“Langkah percepatan intervensi gizi, seperti pemberian makanan tambahan (PMT), edukasi gizi bagi orang tua, serta pengawasan rutin melalui Posyandu, terus dioptimalkan agar angka stunting dan gizi buruk dapat ditekan secara signifikan.” pungkasnya.
(Bas/red)









