Kelima Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang Terpilih Sudah Sowan ke Bupati Tangerang

Selasa, 16 September 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai sowan kelima Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang berpose dengan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid

Usai sowan kelima Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang berpose dengan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid

KABUPATEN TANGERANG — Pasca Panitia Seleksi (Pansel) mengusulkan 5 nama Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Tangerang terpilih kepada Bupati Tangerang Maesyal Rasyid nampaknya gerak cepat kelima nama itu langsung sowan menghadap Bupati pada Senin 15 September 2025.

Adapun kelima nama itu diantaranya ;
1. H. Achmad Nawawi (Pensiunan ASN Kemenag)
2. H. Abdul Haris Mansyur (Tokoh Masyarakat)
3. H. Supriyadinata (Pensiunan ASN Pemkab Tangerang)
4. A Haetami (Aktifis)
5. Andi Irawan 

Sekilas Regulasi BAZNAS
Peraturan BAZNAS tentang pengelolaan zakat utamanya mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan peraturan pelaksanaannya, seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2014 dan Peraturan BAZNAS itu sendiri (misalnya Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kode Etik Amil Zakat).

Regulasi ini mengatur perencanaan, pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat serta operasional BAZNAS secara nasional.

Dasar Hukum Utama
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat: Ini adalah dasar hukum utama yang mengatur seluruh aspek pengelolaan zakat di Indonesia, termasuk fungsi BAZNAS.
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014: Peraturan ini merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan menjelaskan lebih lanjut tentang pelaksanaan pengelolaan zakat, seperti pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Jenis Peraturan yang Mengatur Pengelolaan Zakat

Peraturan BAZNAS: BAZNAS memiliki peraturan tersendiri yang mengikat internal lembaga dan pelaksanaannya, contohnya:
Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kode Etik Amil Zakat: Menjadi pedoman bagi para amil (pengelola zakat) dalam menjalankan tugas.

Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ): Mengatur pembentukan dan kerja UPZ di tingkat daerah atau organisasi.

Peraturan BAZNAS Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Zakat: Mengatur aspek pengelolaan keuangan zakat, yang menjadi pedoman akuntansi bagi pengelola zakat.

Peraturan Menteri Agama: Peraturan ini terkait dengan perhitungan zakat dan pedayagunaan zakat untuk usaha produktif.
Fungsi BAZNAS dalam Pengelolaan Zakat
Berdasarkan peraturan yang berlaku, BAZNAS memiliki fungsi sebagai berikut:

Perencanaan: Menyusun rencana pengelolaan zakat secara nasional.
Pengumpulan: Mengumpulkan zakat melalui BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, UPZ, dan LAZ.

Pendistribusian: Mendistribusikan zakat kepada para mustahik sesuai syariat dengan prinsip keadilan dan pemerataan.
Pendayagunaan: Mengelola dan mengoptimalkan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat dan usaha produktif.

Pengendalian, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban: Melakukan pengawasan, pelaporan, dan pertanggungjawaban pengelolaan zakat secara nasional.

(Red)

Baca Juga :  Antisipasi Potensi Bencana di Wilayah Tengah dan Utara BPBD Kabupaten Tangerang Siapkan 14 Posko

Berita Terkait

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak
Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031
Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda
Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih
Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki
Hari Jadi Tigaraksa Resmi Ditetapkan Pada 13 Oktober 1632
Kesuksesan Paskibra pada Peringatan HUT Ke-81 RI Tingkat Kecamatan Solear Mendapat Apresiasi
Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Forum Anak dengan Forum OSIS agar Tercipta Kesadaran Hukum dan Perlindungan Anak
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031

Rabu, 2 September 2026 - 19:55 WIB

Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki

Berita Terbaru