Warga Pakuhaji Demo Minta KDM Turun Ke Banten, GKKBI : Titik Rendah Daerah Jika sudah di Banding – Bandingkan

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto; Pikiran Rakyat Jabar

Sumber Foto; Pikiran Rakyat Jabar

KABUPATEN TANGERANG — Titik terendah sebuah daerah adalah ketika warganya bukan meminta pertolongan ke gubernurnya, tapi ke gubernur daerah lain.

Hal ini terjadi pada warga Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Dalam video amatir yang beredar di media sosial, mereka berunjukrasa turun ke jalan untuk meluapkan aspirasinya terkait rusak parah dan buruknya ruas jalan diwilayah tersebut.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “kang dedi segera turun ke Banten” sementara jelas – jelas Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini adalah Gubernur Jawa Barat.

Rasa kecewa warga Pakuhaji ini dipicu atas penanganan perbaikan akses jalan yang diperbaiki oleh pihak Pemkab Tangerang atau oleh Provinsi Banten hanya ditambal – tambal saja yang menurut warga tidak lama kemudian rusak kembali. Sebelumnya kekecewaan warga diperlihatkan dengan penanaman pohon pisang di tengah ruas jalan.

Seharusnya ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, khususnya Gubernur Provinsi Banten dan jajarannya. ” Ini tamparan keras dari warga, terutama untuk gubernur banten karena sudah dibanding – bandingkan dengan gubernur daerah lain” ucap warganet @Asllyou

Sementara Suminta Damhuri, aktivis Kabupaten Tangerang dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Kajian Kemajuan Bangsa Indonesia (LSM GKKBI) mengatakan wajar jika warga marah dan harus mempertanyakan kemana anggaran untuk perbaikan jalan ini, menurutnya banyak pos anggaran di Pemkab Tangerang yang kurang terlalu tepat, seperti Anggaran Titik Nol, Renovasi Gedung Sekda, Pembangunan Gapura Kabuapaten Tangerang dan semuanya bernilai Miliaran Rupiah.

“Bukan tidak penting itu semua, tapi skala prioritas dulu karena infrastruktur jalan itu sentral sekali ” ucapnya kepada Pikiran Rakyat Jabar, Senin (23/2/2026)

Pemkab Tangerang sendiri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp7,4 miliar dalam APBD 2026 untuk pembangunan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan. Jadwal Perbaikan proyek tersebut sedang dalam proses lelang, dengan target mulai dikerjakan pada awal Maret 2026

“Kalau sudah dibanding – bandingkan begini minimal sadar diri atau tau malu lah ” tutupnya singkat.

(Pikiran Rakyat Jabar)

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Tegas Ajak Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Sinergi dan Kolaborasi Berhasil Bersama-sama

Berita Terkait

Duka Cita Mendalam Telah Wafat Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin
Cerita Aa Boxer Lahirkan Tarung Derajat di Lapangan Tegallega Bandung
Malam Ini Saksikan Pembukaan MTQ ke-XXXIX Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bandung
Akankah Gubernur Banten Mengikuti Langkah Tegas Gubernur Jabar tentang Larangan Meminta Sumbangan di Jalan Umum?
Jasad Kiai di Tasikmalaya Tak Membusuk setelah 13 Tahun, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:24 WIB

Warga Pakuhaji Demo Minta KDM Turun Ke Banten, GKKBI : Titik Rendah Daerah Jika sudah di Banding – Bandingkan

Sabtu, 15 November 2025 - 12:35 WIB

Duka Cita Mendalam Telah Wafat Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:02 WIB

Cerita Aa Boxer Lahirkan Tarung Derajat di Lapangan Tegallega Bandung

Minggu, 15 Juni 2025 - 09:15 WIB

Malam Ini Saksikan Pembukaan MTQ ke-XXXIX Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bandung

Sabtu, 19 April 2025 - 10:18 WIB

Akankah Gubernur Banten Mengikuti Langkah Tegas Gubernur Jabar tentang Larangan Meminta Sumbangan di Jalan Umum?

Berita Terbaru