KABUPATEN TANGERANG — Hari Kedua pasca Lebaran 1447 Hijriyah Senin (23/03/2026) salah satu destinasi wisata lokal andalan Kabupaten Tangerang yaitu Kramat Monyet Solear diserbu pengunjung yang sengaja datang selain ziarah ke makam Syech Mas Mas’ad juga menikmati daya tarik keindahan hutan lindung dengan penghuni tetapnya yaitu monyet-monyet berekor panjang.
Bahkan saking ramainya pengunjung yang datang ke kawasan seluas 4 hektaran itu bikin kaget para penghuninya terlihat monyet-monyet ketakutan berlarian dan memilih berlindung disela-sela pepohonan, padahal sudah diiming-imingi dengan pakan kesukaannya yaitu kacang garing yang dijual puluhan para pedagang keliling sengaja menjajakan.
“Pasca lebaran Idul Fitri pengunjung yang datang membludak selain ada yang sengaja ziarah juga ingin melihat dari dekat sekumpulan monyet-monyet, tapi karena terlalu ramai dan mungkin pada kenyang jadi monyetnya banyak yang memilih berlarian tapi banyak juga yang datang mengambil makanan dari pengunjung,” ucap Ida (34 tahun) salah satu pengunjung yang berasal dari Desa Pesanggrahan Kecamatan Solear.
Ramainya pengunjung pasca Hari Raya Idul Fitri di lokasi destinasi wisata Solear yang saat masuk dikenakan tarif itu menurutnya tidak hanya terjadi tahun ini saja tapi sudah puluhan tahun dan pengelolaan kawasan nyaris tak ada perubahan masih tetap semrawut kotor disetiap sudut dipenuhi sampah dari pengunjung yang datang.

Diketahui tujuan dari mayoritas pengunjung yang datang ke tempat wisata ini ada dua, yakni bertemu serta memberi makan ke monyet-monyet liar, dan berziarah ke makam Syekh Mas Mas’ad yang merupakan ulama sekaligus panglima Kesultanan Banten yang menyebarkan agama Islam pada sekitar tahun 1400 silam.
Sayangnya lokasi wisata Kramat Solear yang infonya diatas hutan lindung status wakaf itu pengelolaannya nampaknya belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dan masih dikelola pihak Pemerintah Desa Solear padahal daya tariknya masih kuat dibanding lokasi wisata lainnya diwilayah tersebut yaitu Wisata Tebing Koja dan Wisata Danau Biru yang sepi pengunjung.
(***)









