Malam 1 Muharram 1448 Hijriyah Bupati Tangerang Hadiri Grebek Suro Kirab Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit di Panongan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama pengurus Ikatan Keluarga Gunung Kaler (foto ; Tangerangkab.go.id)

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama pengurus Ikatan Keluarga Gunung Kaler (foto ; Tangerangkab.go.id)

KABUPATEN TANGERANG — Tepat pada malam Jelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah yang lazim disebut Malam Satu Suro bagi orang Jawa Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengajak kepada masyarakat untuk terus melestarikan budaya sebagai identitas bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Grebeg Suro, Kirab Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah, yang digelar di Kecamatan Panongan pada Senin malam (15/6/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) Kabupaten Tangerang, serta Badan Penghubung Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menyelenggarakan kegiatan budaya tersebut dengan penuh semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.

“Bulan Suro memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Jawa, bukan hanya sebagai momentum introspeksi dan penguatan spiritualitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurut dia, Grebeg Suro dan Kirab Budaya Wayang Kulit merupakan wujud nyata komitmen masyarakat dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia agar tetap hidup dan lestari di tengah arus modernisasi. Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga identitas yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang.

“Kabupaten Tangerang yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang suku, agama, budaya, dan tradisi yang beragam memiliki modal sosial yang kuat untuk membangun daerah yang maju, sejahtera, dan harmonis. Karena itu, keberagaman harus terus dirawat sebagai kekuatan bersama,” tandasnya

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya yang digagas masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan karakter, nilai-nilai budaya, dan penguatan jati diri bangsa,” tegasnya.

Bupati juga berharap melalui kegiatan Grebeg Suro dan pagelaran wayang kulit tersebut generasi muda bisa semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya bangsa sendiri sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat terus lestari sepanjang masa.

“Saya harap melalui kegiatan seperti ini, generasi muda bisa kenal, cinta dan bangga akan seni budaya bangsa sendiri yang mengandung nilai-nilai luhur dan terus lestari sepanjang masa,” harapnya.

(Red)

Baca Juga :  Pahrurroji Ketua LPTQ Tigaraksa Mengajak Semua Stakeholder Memberantas Buta Aksara Al Qur'an

Berita Terkait

Pemotongan Gaji ASN Sebesar 2,5% untuk Zakat Profesi Dipertanyakan, Silahkan Disimak
Hari Raya Idul Fitri Warga NU dan Muhammadiyah Tahun Ini Berpotensi Bareng
Info aja, Shalat Tarawih di Masjidil Haram Arab Saudi 10 Rakaat plus 3 Witir
Abuya Bustomi Cisantri, Ulama Banten terkenal dengan keberanian dan berbagai karomahnya.
Abuya Syech Ahmad Suhari, Ulama Tarekat Berpengaruh dari Cibeber Cilegon
Mengenal Buya Amin Koper, Ulama Besar Kresek Tangerang dan Poros Keilmuan Ulama Banten
Jadwal Mulai Puasa dan Lebaran Muhamadiyah Berbeda dengan Pemerintah beda Sehari
Jelang Tahun Baru 2026 Pengajian Rutin Ulama Umaro Kecamatan Tigaraksa Digelar di Desa Sodong
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10 WIB

Malam 1 Muharram 1448 Hijriyah Bupati Tangerang Hadiri Grebek Suro Kirab Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit di Panongan

Minggu, 5 April 2026 - 16:21 WIB

Pemotongan Gaji ASN Sebesar 2,5% untuk Zakat Profesi Dipertanyakan, Silahkan Disimak

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:52 WIB

Hari Raya Idul Fitri Warga NU dan Muhammadiyah Tahun Ini Berpotensi Bareng

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:50 WIB

Info aja, Shalat Tarawih di Masjidil Haram Arab Saudi 10 Rakaat plus 3 Witir

Senin, 26 Januari 2026 - 22:40 WIB

Abuya Bustomi Cisantri, Ulama Banten terkenal dengan keberanian dan berbagai karomahnya.

Berita Terbaru