Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di TPA Jatiwaringin

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Tangerangkab.go.id

Foto ; Tangerangkab.go.id

KABUPATEN TANGERANG —- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penanaman pohon trembesi, bambu dan penyiraman ecoenzym di TPA Jatiwaringin, Kec. Mauk, Rabu (18/2/26).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Mauk, Camat Rajeg dan Camat Sukadiri beserta Forkopimcam, para penggiat sampah, perwakilan PLN Lontar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) beserta jajaran, serta perwakilan perusahaan pengembang.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkab bahwa penanaman bambu dan penyiraman ecoenzym ke sumur pantau dalam rangka HPSN tersebut bertujuan untuk penguatan lahan dan menurunkan kadar E.Coli di lokasi TPA Jatiwaringin

“Penanaman bambu dilakukan sebagai barrier alami untuk membantu menyerap bau dan menahan angin di sekitar TPA. Penyiraman ecoenzym ke sumur pantau bertujuan menurunkan kadar E.Coli serta membantu menetralisir kualitas air tanah yang juga dimanfaatkan masyarakat sekitar,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menambahkan TPA Jatiwaringin telah ditetapkan sebagai lokus pengolahan sampah menjadi energi listrik. Pemkab Tangerang telah melakukan pembenahan untuk mendukung upaya tersebut, antara lain: menyiapkan lahan seluas 6,5 hektare dengan pematangan dan pemadatan lokasi, memastikan ketersediaan air bersih PDAM, serta menjamin volume pasokan sampah minimal 1.000 ton per hari, yang saat ini telah mampu dipenuhi sekitar 2.700 ton perhari.

“TPA Jatiwaringin kita siapkan sebagai lokus pengolahan sampah menjadi energi listrik. Lahan sudah kita matangkan, volume sampah mencukupi dan juga tengah menyiapkan kerja sama pengangkutan sampah dengan pihak ketiga. Kita terus mendukung program ini agar bisa terealisasi pada tahun 2026,” ujarnya.

Pihaknya juga telah menginstruksikan kepada para camat agar mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat untuk membuang sampah di TPS yang telah disediakan, tidak lagi di pinggir jalan umum. Menurut dia, penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama, tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Masyarakat harus terlibat dan berperan aktif langsung, salah satunya dengan membudayakan perilaku buang sampah pada tempatnya.

“Kami mohon kepada masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang sudah disediakan. Jangan di pinggir jalan umum. Kita angkut satu jam kemudian penuh lagi. Ini perlu kesadaran bersama,” serunya.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penanganan sampah dan berharap melalui Peringatan HPSN 2026 ini bisa semakin memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang bebas sampah dan lingkungan bersih berkelanjutan.

“Mari kita jadikan momentum HPSN 2026 sebagai titik balik menuju gerakan bersama mewujudkan Kabupaten Tangerang bebas sampah dan lingkungan yang lebih bersih serta berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Ujat Sudrajat melaporan bahwa rangkaian kegiatan HPSN tingkat Kab. Tangerang telah dimulai sejak tanggal 2 Febuari 2026 dengan aksi bersih pantai dan pesisir, dan puncaknya dilaksanakan di TPA Jatiwaringin dengan berbagai aksi nyata pengendalian pencemaran dan edukasi lingkungan.

“Rangkaian kegiatan HPSN ini menjadi refleksi atas pentingnya pengelolaan sampah yang baik agar tidak menimbulkan bencana,” jelas Ujat

Lanjut dia, pihaknya telah melakukan pembenahan di TPA Jatiwaringin, di antaranya penggunaan teknologi geomembran untuk mengurangi bau dan mengendalikan gas metana, serta penguatan pengolahan air lindi.

“Hasil uji kualitas air tanah di sekitar TPA menunjukkan penurunan signifikan angka E.coli dari 8.300 per 100 ml menjadi 134 per 100 ml setelah aplikasi ecoenzym selama dua bulan. Program tersebut akan dilanjutkan hingga enam bulan ke depan dengan interval pemberian rutin setiap bulan,” ujarnya.

(Red)

Baca Juga :  Bupati Maesyal ; Mulai Detik Ini Ditugaskan Camat dan Perangkatnya Melakukan Pembersihan Sampah

Berita Terkait

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak
Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031
Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda
Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih
Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki
Hari Jadi Tigaraksa Resmi Ditetapkan Pada 13 Oktober 1632
Kesuksesan Paskibra pada Peringatan HUT Ke-81 RI Tingkat Kecamatan Solear Mendapat Apresiasi
Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Forum Anak dengan Forum OSIS agar Tercipta Kesadaran Hukum dan Perlindungan Anak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031

Rabu, 2 September 2026 - 19:55 WIB

Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki

Berita Terbaru