Tanggul Sungai Cidurian Jebol Banjir Melanda Desa Pasir Ampo Kresek, Bupati Maesyal Turun Langsung Meninjau

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid bersama Kapolresta meninjau lokasi Banjir di Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid bersama Kapolresta meninjau lokasi Banjir di Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek

KABUPATEN TANGERANG — Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi banjir di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Rabu (14/1/2026). Maesyal Rasyid berdialog dengan warga terdampak guna menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat.

Dia juga meninjau sejumlah titik banjir di wilayah Desa Pasir Ampo. Maesyal menegaskan, penanganan banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cidurian akan segera ditindaklanjuti secara serius.

“Banjir yang terjadi di Desa Pasir Ampo ini disebabkan jebolnya tanggul Sungai Cidurian,” kata Maesyal.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bareng Kapolresta dan jajarannya meninjau langsung lokasi banjir di Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek akibat tanggul Sungai Cidurian Jebol

Dia menjelaskan, tanggul Sungai Cidurian merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWS C3) Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kami akan langsung berkoordinasi dan hadir ke BBWS C3 untuk membahas langkah-langkah konkret penanganannya,” ujarnya.

Maesyal menambahkan, Pemkab Tangerang berkomitmen mengawal proses penanganan banjir, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, agar kejadian serupa cepat ditangani secara serius dan tidak terus berulang

“Setelah ini, kita akan ke Balai Besar C3 Kementerian PU di Serang dan berkoordinasi langsung agar penanganan banjir di Kecamatan Kresek segera ditangani dan kami siap membantu penuh apabila juga dimintain bantuan agar masyarakat dapat merasa lebih aman,” tandasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, menjelaskan, Kabupaten Tangerang memiliki karakteristik wilayah yang unik karena berada di antara dua wilayah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai, yakni BBWS Ciliwung–Cisadane (C2) dan BBWS Cidanau–Ciujung–Cidurian (C3).

“Kondisi ini menuntut koordinasi yang intensif dengan instansi vertikal. Kami terus menyampaikan program-program yang menjadi kewenangan bersama, termasuk hasil survei dan langkah-langkah yang telah dilakukan, agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintah hadir dan bekerja,” ujarnya di Kantor Balai BBWS C3 Serang.

Pihaknya menambahkan, Pemkab Tangerang siap berkolaborasi dengan BBWS C3, baik melalui program maupun dukungan anggaran sesuai kewenangan masing-masing, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat meskipun hasilnya belum dapat dirasakan secara maksimal dalam waktu singkat.

“Diharapkan dengan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal seperiti BBWS, dan aparat keamanan, diharapkan penanganan banjir di Desa Pasir Ampo dan wilayah sekitarnya dapat dilakukan secara bertahap, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Camat yang Ikut Seleksi Manajeman Talenta Tidak Satu pun Lolos Dilantik Bupati Maesyal menjadi Pejabat Esselon 2
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah bareng Kapolresta juga meninjau lokasi banjir di Kp Cangkring Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa, Selasa (13/01/2026)

Kepala Balai BBWS C3 Dedi Yudha Lesmana, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan penanganan darurat dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia, termasuk optimalisasi sisa anggaran serta kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala.

“Kami akan melakukan penanganan jangka pendek seperti pengerukan, normalisasi, dan perbaikan tanggul yang mengalam kerusakan Untuk penanganan permanen Sungai Cidurian, kami juga tengah mengupayakan mekanisme penganggaran dan pelelangan agar dapat segera direalisasikan,” jelasnya.

Lanjut dia, BBWS C3 telah mengusulkan penanganan menyeluruh Daerah Irigasi Cidurian melalui program jangka panjang, disertai langkah-langkah sementara guna mengurangi dampak banjir yang dirasakan masyarakat.

(Lensa Metro)

Berita Terkait

Bupati Tangerang Membuka Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok
Bupati Maesyal Resmi Mengukuhkan Pengurus Dekopinda Kabupaten Tangerang Periode 2026/2030
Wow, Peringatan HAN 2026 Sebanyak 2000 Anak Mengikuti Apel Akbar di Puspemkab Tangerang
Bupati Tangerang Meresmikan Rumah Ibadah Umat Hindu di Sodong Tigaraksa, Dibangun Sejak 2018
Bupati Tangerang Sidak ke Tigaraksa Pastikan Calon Penerima Program Gebrak Pakumis Disperkim Tepat Sasaran
Bantahan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) tentang Pemberitaan Kredit Fiktif Rp 19.8 Milyar
Krisis Air Bersih Melanda Warga Satu Kampung di Desa Cirarab, Mobil Damkar Kirimkan Bantuan
264 KDKMP di Kabupaten Tangerang Telah Beroperasi, Baru 18 Koperasi yang Memiliki Gerai
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:34 WIB

Bupati Tangerang Membuka Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:47 WIB

Bupati Maesyal Resmi Mengukuhkan Pengurus Dekopinda Kabupaten Tangerang Periode 2026/2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:51 WIB

Wow, Peringatan HAN 2026 Sebanyak 2000 Anak Mengikuti Apel Akbar di Puspemkab Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Bupati Tangerang Meresmikan Rumah Ibadah Umat Hindu di Sodong Tigaraksa, Dibangun Sejak 2018

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:56 WIB

Bupati Tangerang Sidak ke Tigaraksa Pastikan Calon Penerima Program Gebrak Pakumis Disperkim Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menandatangani Pembukaan Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Membuka Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Senin, 27 Jul 2026 - 17:34 WIB