Gandeng Apjatel, Wabup Intan Targetkan 15 Ruas Jalan Bebas Kabel Udara Tanpa Gunakan APBD

Rabu, 29 April 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melakukan pemotongan kabel fiber optik diruas Jalan Syech Nawawi Tigaraksa

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melakukan pemotongan kabel fiber optik diruas Jalan Syech Nawawi Tigaraksa

KABUPATEN TANGERANG — Gandeng Apjatel (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi) Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, secara resmi memulai langkah besar dalam pembenahan infrastruktur estetika kota melalui kegiatan relokasi kabel udara fiber optik menjadi kabel tanam bawah tanah.

Seremoni pemotongan kabel sebagai tanda dimulainya proyek ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di ruas Jalan Syekh Nawawi, Kecamatan Tigaraksa, pada Rabu (29/04).

Sumber Foto ; Tangerangkab.go.id

Langkah strategis ini merupakan kolaborasi antara Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) wilayah Banten. Transformasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri, rapi, dan meningkatkan faktor keselamatan bagi pengguna jalan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Dalam kesempatan ini, Wabup Intan menegaskan bahwa penataan ini adalah komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi “Kabupaten Tangerang Gemilang”.

“Hari ini kita memulai seremonial pemotongan kabel yang semrawut di ruas Jalan Syekh Nawawi. Target kita untuk tahun ini ada 15 ruas jalan yang akan direlokasi ke bawah tanah, dengan 10 ruas prioritas awal termasuk ruas Legok-Karawaci dan Syekh Nawawi Tigaraksa,” ujar Intan.

Beliau menambahkan bahwa keberadaan kabel udara yang tidak teratur tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga seringkali menjadi penyebab kecelakaan dan ketidaknyamanan masyarakat. Dengan pemindahan ke sistem kabel bawah tanah menggunakan pipa HDPE, diharapkan Kabupaten Tangerang akan terbebas dari pemandangan kabel melintang yang mengganggu.

“Kita ingin Kabupaten Tangerang benar-benar Gemilang. Tidak ada lagi kabel semrawut yang mengganggu pandangan dan membahayakan warga. Penataan bawah tanah adalah solusi jangka panjang untuk kota yang lebih rapi dan nyaman.” jelas Wabup Intan.

Wabup Intan mengimbau masyarakat untuk bersabar apabila selama proses relokasi terjadi sedikit gangguan arus lalu lintas. Program ini diharapkan menjadi standar baru pembangunan infrastruktur digital yang ramah lingkungan dan estetis di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris DBMSDA Kabupaten Tangerang, Endang Sukendar, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari penataan infrastruktur jangka panjang.

“Sesuai arahan Ibu Wakil Bupati, kita ingin menciptakan keindahan dan kenyamanan. Jalan yang banyak kabel menjuntai itu sangat berisiko bagi keselamatan. Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pengerjaan ini berlangsung,” ungkap Endang.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Apjatel Banten, Noviana, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pemkab Tangerang. Ia menjelaskan bahwa seluruh pendanaan proyek relokasi ini bersumber dari dana swasta (non-APBD) sebagai bentuk kepedulian para penyelenggara telekomunikasi terhadap penataan ruang publik.

“Kami memiliki komitmen untuk menyelesaikan relokasi di 15 ruas jalan ini dalam jangka waktu satu tahun ke depan. Memang ada tantangan terkait kenaikan harga bahan baku pipa, namun para rekan-rekan operator tetap berupaya maksimal agar tahun depan Kabupaten Tangerang bisa lebih tertata rapi tanpa ada lagi penggalian berulang untuk kabel telekomunikasi,” jelas Noviana.

(Red)

Baca Juga :  Mangkir Bayar Pajak, Menteri Purbaya Datangi Perusahaan di Kawasan Millenium Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak
Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031
Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda
Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih
Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki
Hari Jadi Tigaraksa Resmi Ditetapkan Pada 13 Oktober 1632
Kesuksesan Paskibra pada Peringatan HUT Ke-81 RI Tingkat Kecamatan Solear Mendapat Apresiasi
Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Forum Anak dengan Forum OSIS agar Tercipta Kesadaran Hukum dan Perlindungan Anak
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

DPRD Gelar Rapat Pembahasan Raperda APBD Perubahan Kabupaten Tangerang 2026, Pendapatan Naik Belanja Melonjak

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Iwan Firmansyah Kadis BMSDA Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031

Rabu, 2 September 2026 - 19:55 WIB

Tentang Pembangunan Hutan Bambu Cisoka Kabupaten Tangerang Begini Penjelasan Kadis LHK dan Kepala Bappeda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Warga Desa Bantar Panjang Tigaraksa Kekeringan, Polresta Tangerang Turunkan Bantuan Air Bersih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Kadis DTRB Hendri Pastikan Gapura Gerbang Puspemkab Tangerang Segera Diperbaiki

Berita Terbaru