Pemkab Tangerang Membangun Tugu Titik Nol Penanda Wilayah, Dirancang Ruang Edukasi dan Literasi Berbasis Digital

Jumat, 19 Desember 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan. Tugu Titik Nol Penanda Wilayah Kabupaten Tangerang

Bangunan. Tugu Titik Nol Penanda Wilayah Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG — Menjelang Tahun Baru 2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang merampungkan Pembangunan Tugu Titik Nol Penanda Wilayah Kabupaten Tangerang yang berlokasi di kawasan Puspemkab, tepatnya berada diantara Gedung Inspektorat dan Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandi, pembangunan Tugu Titik Nol tidak hanya difungsikan sebagai monumen penanda wilayah, tetapi juga dirancang sebagai ruang edukasi dan literasi berbasis digital bagi masyarakat.

“Di dalam Tugu Titik Nol nantinya akan tersedia perpustakaan digital sebagai pusat literasi masyarakat yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah,” ungkap Erwin Mawandy beberapa waktu lalu.

Menurut Erwin, keberadaan perpustakaan digital tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif ruang belajar, khususnya bagi pelajar, di luar fasilitas perpustakaan konvensional yang selama ini ada.

“Perpustakaan digital ini terutama ditujukan untuk anak-anak sekolah agar mereka memiliki ruang belajar yang lebih menarik dan mudah diakses,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep digital dipilih karena keterbatasan ruang di dalam bangunan tugu. Seluruh koleksi literasi nantinya akan berbasis elektronik, mulai dari buku digital, ensiklopedia, hingga majalah ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Karena ruangannya terbatas, mau tidak mau harus berbasis digital. Jadi isinya e-book dan berbagai referensi elektronik,” terang Erwin.

Baca Juga :  Wabup Intan Nurul Hikmah Usulkan Agar UMKM Diberi Ruang di Lingkungan Pemda untuk Berjualan Takjil pada Ramadhan

Saat ini, pembangunan difokuskan pada pengerjaan fisik bangunan. Sementara pengisian interior serta konten digital direncanakan akan dilakukan pada tahun 2026.

“Mudah-mudahan pertengahan 2026 Tugu Titik Nol sudah rampung sepenuhnya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Tugu Titik Nol nantinya direncanakan dibuka setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur. Hal ini mempertimbangkan tingginya aktivitas masyarakat di kawasan Pemkab Tangerang saat hari libur.

“Banyak warga yang berolahraga atau bersantai di area Pemda pada hari libur. Harapannya mereka juga tertarik mampir ke perpustakaan digital untuk membaca dan belajar,” tambahnya.

Terkait anggaran, Erwin mengaku tidak mengingat secara detail besaran dana pembangunan tersebut. Namun ia membenarkan bahwa proyek Tugu Titik Nol dikerjakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyebutkan anggaran pembangunan Tugu Titik Nol mencapai Rp2,15 miliar.

“Fungsi utama tugu ini sebagai penanda titik nol kilometer dari pusat Kota Tigaraksa ke seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Konsepnya terinspirasi dari Titik Nol Indonesia di Sabang,” kata Ujat, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada posisi Tigaraksa sebagai pusat pemerintahan dan pusat kota Kabupaten Tangerang.

“Jarak ke seluruh wilayah kabupaten nantinya dihitung dari titik ini,” ujarnya.

Selain sebagai penanda jarak, kawasan Tugu Titik Nol juga dirancang sebagai taman publik yang lebih nyaman dan estetis dibandingkan kondisi sebelumnya yang terkesan tertutup dan kurang tertata.

“Dengan desain yang unik dan fungsi yang jelas, Tugu Titik Nol diharapkan menjadi landmark baru sekaligus ruang favorit warga Kabupaten Tangerang,” jelas Ujat.

Terpisah, Pelaksana Proyek Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang menjelaskan bahwa total luas kawasan pembangunan mencapai sekitar 1.150 meter persegi, mencakup area taman dan bangunan utama.

“Luas bangunan sekitar 118 meter persegi, sementara total keseluruhan kawasan mencapai 1.150 meter persegi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Tugu Titik Nol nantinya juga akan diisi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang dengan berbagai konten literasi dan kearsipan digital.

“Informasinya akan ada museum digital yang menampilkan sejarah Kabupaten Tangerang dan arsip-arsip penting daerah,” pungkasnya.

(Atr/red)

Berita Terkait

Bupati Tangerang Membuka Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok
Bupati Maesyal Resmi Mengukuhkan Pengurus Dekopinda Kabupaten Tangerang Periode 2026/2030
Wow, Peringatan HAN 2026 Sebanyak 2000 Anak Mengikuti Apel Akbar di Puspemkab Tangerang
Bupati Tangerang Meresmikan Rumah Ibadah Umat Hindu di Sodong Tigaraksa, Dibangun Sejak 2018
Bupati Tangerang Sidak ke Tigaraksa Pastikan Calon Penerima Program Gebrak Pakumis Disperkim Tepat Sasaran
Bantahan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) tentang Pemberitaan Kredit Fiktif Rp 19.8 Milyar
Krisis Air Bersih Melanda Warga Satu Kampung di Desa Cirarab, Mobil Damkar Kirimkan Bantuan
264 KDKMP di Kabupaten Tangerang Telah Beroperasi, Baru 18 Koperasi yang Memiliki Gerai
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:34 WIB

Bupati Tangerang Membuka Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:47 WIB

Bupati Maesyal Resmi Mengukuhkan Pengurus Dekopinda Kabupaten Tangerang Periode 2026/2030

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:51 WIB

Wow, Peringatan HAN 2026 Sebanyak 2000 Anak Mengikuti Apel Akbar di Puspemkab Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Bupati Tangerang Meresmikan Rumah Ibadah Umat Hindu di Sodong Tigaraksa, Dibangun Sejak 2018

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:56 WIB

Bupati Tangerang Sidak ke Tigaraksa Pastikan Calon Penerima Program Gebrak Pakumis Disperkim Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menandatangani Pembukaan Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Membuka Festival Kampung Budaya Kemuning Kecamatan Legok

Senin, 27 Jul 2026 - 17:34 WIB