Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menyelesaikan perbaikan sementara di 41 titik ruas jalan utama yang tersebar di 23 kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyatakan bahwa fokus perbaikan saat ini adalah pemeliharaan rutin pada jalur-jalur alternatif dan jalur utama yang kerap dilalui masyarakat saat arus mudik.
“Sebanyak 41 titik ruas jalan tersebut kini telah selesai diperbaiki secara sementara agar pemudik nyaman dan aman saat melintas. Perbaikan mencakup ruas jalan dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat,” ujar Iwan di Tangerang, Rabu (18/3/2026).
Beberapa jalur strategis yang telah mendapat penanganan di antaranya Jalan Raya Cangkudu-Cisoka, Balaraja-Ceplak, Syech Nawawi, Cikupa-Pasar Kemis, hingga akses menuju pesisir seperti Teluknaga-Tanjung Pasir dan Kalibaru-Kohod. Secara administratif, sebaran perbaikan ini meliputi wilayah luas mulai dari Balaraja, Cisoka, Tigaraksa, hingga kawasan utara seperti Pakuhaji dan Sepatan.
Meskipun pemeliharaan darurat telah rampung, Iwan menjelaskan bahwa perbaikan permanen untuk kerusakan berat baru akan dilaksanakan pasca-Lebaran atau sekitar April 2026. Hal ini disebabkan oleh proses lelang atau tender yang masih berjalan.
Salah satu fokus utama adalah Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg yang mengalami kerusakan sepanjang 3,3 kilometer. Pemkab Tangerang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 26,61 miliar untuk perbaikan permanen di ruas tersebut. Selain itu, Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan juga tengah dalam proses lelang dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai Rp 30 miliar.
“Untuk jalan yang rusak berat, perbaikan permanen dilakukan setelah Lebaran. Namun, sejak Januari lalu kami sudah mulai melakukan perawatan agar jalan tetap fungsional dan bisa dilalui dengan layak saat Ramadhan,” tambahnya.
Terkait kerusakan pada ruas jalan yang bukan merupakan kewenangan kabupaten, DBMSDA Kabupaten Tangerang mengaku telah bersurat kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat. Langkah ini diambil agar jalan provinsi dan jalan nasional yang ada di wilayah Tangerang segera diperbaiki sebelum puncak arus mudik tiba.
“Kami sudah menginformasikan dan menyurati pengelola jalan provinsi maupun nasional jika masih ditemukan titik kerusakan di wilayah kami. Koordinasi terus dilakukan agar sinkron dengan persiapan mudik tahun ini,” kata Iwan.
(Fin.co.id)









